Krisis Ceuta Picu Seruan Perketat Perbatasan Uni Eropa
Uni Eropa menyerukan penguatan perbatasan setelah krisis migrasi di Ceuta, sementara hampir 70.000 imigran telah kembali ke Maroko.
Kiri-kanan: Titi Kamal, Adinia Wirasti, Dian Sastrowardoyo dan Sissy Prescillia dalam konferensi pers film Ada Apa Dengan Cinta 2 di Jakarta, Senin (25/4/2016) (ANTARA News/ Nanien Yuniar )
Harianjogja.com, JAKARTA - Persahabatan empat aktris ternama Dian Sastrowardoyo, Adinia Wirasti, Sissy Prescillia dan Titi Kamal berlanjut hingga saat ini, semenjak membintangi film remaja fenomenal "Ada Apa Dengan Cinta?" (2002).
Keempatnya sudah punya kesibukan masing-masing, memerankan film yang berbeda, sampai mengurus keluarga, namun semua tetap kompak dan akrab seperti dulu kala.
Dian, pemeran Cinta, mengemukakan bahwa menjaga persahabatan agar tetap awet tak selalu harus dibarengi dengan jadwal pertemuan yang intensif.
"Kalau kita ingat ada bagian dari diri yang sempat nyambung sama orang ini, kalau itu masih ada, akan selalu bisa nyambung [meski lama tidak bertemu]," tutur Dian dalam Instagram Live bersama geng Cinta dan produser Mira Lesmana, Senin (15/6/2020).
Menurut Dian, tak perlu memaksa diri untuk terus menerus bertemu terlalu intensif. Lebih baik membiarkan semuanya mengalir karena kekompakan itu takkan berubah meski terhalang jarak dan waktu.
"Enggak usah posesif," katanya.
Adinia Wirasti menambahkan, semuanya sudah merasa percaya dan nyaman satu sama lain sehingga pertemanan mereka terus berlanjut hingga saat ini.
Sissy pun setuju dengan pendapat Dian mengenai \'chemistry\' geng Cinta yang selalu muncul ketika mereka semua berjumpa.
Menurut kakak dari Vanesha Prescilla, kedekatan mereka juga dipengaruhi dari latar belakang yang serupa ketika bertemu di film "AADC?". Semuanya tergolong anak baru di dunia film kala itu, sehingga pengalaman tersebut membuat satu sama lain sebagai teman pertama di industri film.
"Walau jauh dan jarang ketemu, tiap ketemu masih ada \'nyawanya\'," ujar Sissy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Uni Eropa menyerukan penguatan perbatasan setelah krisis migrasi di Ceuta, sementara hampir 70.000 imigran telah kembali ke Maroko.
IKN akan menjadi percontohan rehabilitasi mangrove melalui Program M4CR dengan target penanaman 1.100 hektare hingga 2027.
Kadin memfokuskan kontribusi pada konsumsi, investasi swasta, dan ekspor yang menopang 92 persen PDB Indonesia, menurut Anindya Bakrie.
Merasa bersalah saat beristirahat? Simak penjelasan psikolog tentang penyebab productivity guilt dan empat cara mengatasinya.
Genmuda ISRI mengusulkan 13 Juli menjadi hari libur nasional sebagai tindak lanjut pengakuan Hari Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Italia menetapkan siaga merah di 19 kota akibat gelombang panas ekstrem, sementara Spanyol mencatat lebih dari 3.800 kematian sejak awal tahun.