Kemenkes Perkuat Imunisasi HPV, 22.000 Perempuan Meninggal Tiap Tahun
Kemenkes memperkuat imunisasi HPV untuk mencegah kanker serviks. Kenali penyebab, gejala, risiko, dan cara pencegahan infeksi HPV.
YouTuber Indira Kalistha. /Ist-Instagram @indirakalistha
Harianjogja.com, JOGJA- Kasus Youtuber Indra Kalistha yang isinya tak perlu terlalu mengkhawatirkan soal virus corona yang kini mewabah, berbuntut panjang.
Dokter Yusuf mengkritik keras atas sikap Indira Kalistha yang sudah meremehkan virus corona atau COVID-19. Dia bahkan berencana melaporkan YouTuber sekaligus selebgram itu ke polisi.
Lewat Instagram pribadinya, Dokter Yusuf meminta bantuan netizen untuk memberikannya video lengkap Indira Kalistha saat menyepelekan virus corona. Maklum kekinian, video yang diunggah di akun YouTube Gritte Agatha itu sudah dihapus.
"Sepertinya ini kesengajaan @indirakalistha. Tolong yang punya video yang bersangkutan yang lama DM saya. Agar kita bisa kumpulkan bukti-bukti untuk pelaporan polisi," kata Dokter Yusuf.
Meskipun sudah meminta maaf, Dokter Yusuf merasa Indira Kalistah sudah sengaja meremehkan virus corona demi sebuah konten.
"Kesimpulannya adalah @indirakalistha mempermainkan wabah corona dengan sengaja untuk mendapatkan uang untuk makan. Mengingat dia memiliki follower jutaan dengan sengaja mempermainkan dan menghancurkan perjuangan dokter, perawat, rumah sakit, rakyat dan pemerintahan Indonesia demi kepentingan dan atas nama konten," terang Dokter Yusuf.
"Jawabannya: konyol. Walaupun sudah minta maaf, tetap harus diproses," sambungnya lagi.

Sebelumnya, Indira Kalista menyatakan tak perlu terlalu mengkhawatirkan soal virus corona yang kini mewabah.
“Aku percaya corona. Cuma, enggak seheboh itu lho. Tipe yang, corona? B (biasa) aja gitu," Ujarnya pada vlog yang diunggah di akun YouTube Gritte Agatha pada 13 Mei 2020.
Ia juga mengabaikan imbauan pemerintah soal penggunaan masker dan mencuci tangan.
“Habis beli makanan di ojek online, pegang-pegang, aku enggak cuci tangan. Langsung makan aja pakai tangan. Wallahualam lo mau kena corona atau penyakit apa, semua bisa mati," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kemenkes memperkuat imunisasi HPV untuk mencegah kanker serviks. Kenali penyebab, gejala, risiko, dan cara pencegahan infeksi HPV.
UU No. 9/1998 menjamin kebebasan demonstrasi sekaligus mengatur kewajiban peserta aksi dan tanggung jawab kepolisian.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang di mayoritas wilayah Indonesia pada Minggu, 1 November 2026. Jogja diprediksi berawan tebal.
Prabowo menegaskan pentingnya Pancasila dan nilai kebangsaan untuk menjaga keutuhan NKRI serta mengingatkan ancaman radikalisme dan perpecahan.
Tottenham Hotspur menang 2-0 atas Crystal Palace yang bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-13 setelah Jean-Philippe Mateta dikartu merah.
Jadwal SIM Keliling Sleman November 2026 tersedia di MPP, SCH, dan SIMMADE. Simak tanggal, lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM.