Imunisasi Tak Capai Target, Wabah Berisiko Muncul Lagi
Angka cakupan imunisasi dasar lengkap dan imunisasi lanjutan bayi di bawah dua tahun (baduta) secara nasional masih di bawah target minimal 95% pada 2020. Mayoritas imunisasi pun menurun.
Ilustrasi-Bayi menangis di dalam pesawat. Menangis mengaktifkan sistem saraf parasimpatis (PNS), yang membantu tubuh beristirahat dan mencerna/Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Di saat bersedih, ada orang yang mengungkapkan emosinya dengan menangis.
Menangis nyatanya tak selalu buruk. Aktivitas yang menguras emosi itu ternyata memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan.
Menangis dapat digambarkan sebagai respons fisik tubuh terhadap keadaan emosional saat seseorang mengeluarkan air mata dari kelenjar lakrimal atau saluran air mata.
Air mata yang dihasilkan dari tangisan yang diinduksi secara emosional memiliki komposisi kimia yang berbeda dan tidak sama dengan air mata yang dihasilkan karena infeksi mata dan sejenisnya.
Berikut manfaat kesehatan yang berhubungan dengan menangis seperti dilansir Boldsky:
1. Meredakan Stres dan Melepaskan Racun
Studi menunjukkan bahwa menangis membantu mengembalikan kondisi fisik dan mental dari respons terhadap keadaan normal, sehingga memunculkan sedikit stres. Menangis dapat membantu mengurangi kadar hormon stres dalam tubuh hingga melepaskannya.
2. Meredakan atau Mengurangi Rasa Sakit
Penelitian telah menemukan bahwa air mata yang keluar membantu melepaskan oksitosin dan endorfin, yang dapat membantu mengurangi rasa sakit fisik dan emosional. Oleh karena itu, menangis setelah jatuh memberi efek lebih baik dan sedikit meredakan rasa sakit.
3. Meningkatkan Mood
Dalam aspek psikologis, menangis dapat membantu meningkatkan suasana hati seseorang dan membuat mereka merasa lebih baik. Pelepasan oksitosin dan endorfin dapat membantu meningkatkan suasana hati.
4. Mengobati Mata Kering
Menangis sangat bermanfaat bagi mata Anda. Air mata dapat melumasi mata secara alami. Oleh karena itu menangis dapat mencegah kekeringan mata, kemerahan, dan iritabilitas.
5. Melawan Bakteri
Sebuah penelitian menemukan bahwa air mata yang diinduksi secara emosional mengandung enzim yang disebut lisozim, dan mungkin memiliki sifat antibakteri. Dikatakan studi tersebut bahwa menangis dapat membantu membunuh bakteri dan menjaga kebersihan mata.
6. Bantuan Tidur Pada Bayi
Sebuah penelitian menemukan bahwa menangis dapat membantu bayi tidur lebih baik. Menangis menciptakan efek menenangkan, meningkatkan mood, dan menghilangkan rasa sakit pada bayi, yang pada gilirannya membantu mereka tertidur lebih baik dan lebih cepat. Apakah menangis memiliki efek meningkatkan tidur yang sama pada orang dewasa? Belum ada penelitian soal ini
7. Membantu Menenangkan Diri
Para peneliti telah menunjukkan bahwa menangis mungkin merupakan salah satu mekanisme terbaik untuk menenangkan diri. Ditunjukkan bahwa menangis mengaktifkan sistem saraf parasimpatis (PNS), yang membantu tubuh beristirahat dan mencerna.
Terlepas dari manfaat menangis yang disebutkan di atas, pelepasan kecemasan emosional dapat membantu seseorang pulih dari kesedihan dan mengembalikan keseimbangan emosional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Angka cakupan imunisasi dasar lengkap dan imunisasi lanjutan bayi di bawah dua tahun (baduta) secara nasional masih di bawah target minimal 95% pada 2020. Mayoritas imunisasi pun menurun.
Suzuki Burgman 150 resmi meluncur dengan fitur TCS, ABS dual-channel, dan panel TFT untuk menantang Honda PCX serta Yamaha NMAX.
Meta menghadapi protes internal setelah program pengawasan karyawan untuk pengembangan AI dinilai melanggar privasi pekerja.
Netflix mengumumkan tur konser global Huntr/x dari film K-Pop Demon Hunters bersama promotor AEG Presents.
Al Nassr gagal juara ACL2 seusai kalah 0-1 dari Gamba Osaka. Cristiano Ronaldo jadi sorotan karena walk out dan tak mau menerima medali runner-up.
David Beckham resmi menjadi pesepak bola Inggris pertama berstatus miliarder dengan kekayaan mencapai Rp27,77 triliun pada 2026.