Facebook Luncurkan Asisten AI untuk Kreator, Saingi TikTok
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.
Ilustrasi tidur/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Anak yang sulit tidur siang dan memilih untuk main terus menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Akhirnya orangtua menjadi khawatir hal ini malah justru berbahaya bagi kesehatan anak.
Berbicara dalam Live IG \'Penanganan Kondisi Anak Sehari-hari untuk Supermom\', dokter spesialis anak dr Rachman Indra Jaya, Sp.A mengatakan bahwa tiap-tiap anak memiliki waktu tidur yang sesuai dengan kelompok usianya masing-masing.
"American Sleep Association membagi waktu tidur sesuai usia. Ada yang untuk anak 0-12 bulan, 1-2 tahun, 3-4 tahun, 5-10 tahun itu dibagi dalam 24 jam dia harus tidur berapa jam," jelasnya, ditulis Selasa (28/4/2020).
Misalnya untuk anak berusia 2,5 tahun. Disebutkan dalam rentang usia tersebut rata-rata anak harus tidur total 12-14 jam dalam sehari.
dr. Rachman mengatakan, jika anak tidak tidur siang maka bisa diganti dengan tidur malam, dan perhatikan untuk tidak menidurkan anak terlalu malam. Sebaiknya dibawa tidur lebih awal.
Tidur memperbaiki dan menguatkan kekebalan tubuh pada anak yang diperlukan tubuhnya untuk bertumbuh. Apabila anak kurang tidur atau kurang istirahat, maka kekebalan tubuhnya juga akan turun.
"Hormon-hormon akan terganggu, seperti hormon pertumbuhan, sehingga mengganggu tumbuh kembang anak tersebut," lanjutnya.
Ia mengimbau kepada para orangtua yang berada di rumah aja untuk selalu memantau anak-anaknya, terutama tumbuh-kembang yang harus dipantau secara maksimal.
Kemudian ada beberapa hal yang harus diperhatikan, seperti imunisasi. Jika sudah jadwalnya maka harus tetap dilaksanakan.
"Karena dengan tidak melakukan imunisasi kita akan menambah pandemi-pandemi yang baru terjadi," tutur dr Rachman.
Orangtua harus lebih jeli memerhatikan anak-anaknya. Apabila anak sakit, kita harus mengetahui apa penyebab penyakitnya.
Jika anak mengalami alergi, jauhi pencetusnya. Jika anak mengalami demam, bisa diberikan paracetamol dan kompres air hangat.
Jangan lupa untuk selalu berusaha mencukupi asupan nutrisi anak, karena dengan asupan nutrisi dia akan membentuk imunitas di dalam tubuhnya, dan akan sulit sekali terkena penyakit-penyakit yang disebabkan oleh infeksi.
"Lebih perhatikan anak, karena efek psikologis juga sangat penting bagi perkembangan anak," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Facebook meluncurkan Creator Studio dengan asisten AI yang membantu kreator menganalisis konten, komentar, dan performa audiens.
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026
Desain iPhone 17 Pro kini menginspirasi HP Android. Huawei Nova 16 SE, Itel Power 80, HMD Asha 305, dan Oppo A7 Pro Max hadir dengan harga mulai Rp1 jutaan.