Polisi Tangkap 2 Pelaku Challenge Hafalan Alquran Dihadiahi Miras
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Kaesang Pangarep. /Antara Foto- Maulana Surya
Harianjogja.com, JAKARTA- Putra bungsu Presiden Joko Widodo Kaesang Pangarep memang tergolong aktif di media sosial terutama twitter.
Mendapat cibiran sinis dari seorang warganet yang membandingkannya dengan Pangeran Brunei Abdul Mateen, Kaesang Pangarep justru menanggapinya dengan meminta maaf.
Tanggapan itu dia cantumkan sebagai balasan dari cuitan sinis seorang warganet yang menyebutnya plonga-plongo.
Warganet dengan akun @ANDINI_MAHARAN1 itu menulis, "Ya tetep aja jauh beda lah..@kaesangp, kalau dibandingkan dengan putra Raja Brunei. Yang satu potongan anak tukang meubel, yang satunya memang anak raja. Gestur plonga-plongonya yang enggak bisa ditipu, persis bapaknya @jokowi."
Cuitan tersebut juga menyelipkan sebuah video Tik-tok yang menyorot sosok Kaesang dan Abdul Mateen saat bertemu dalam sebuah acara kenegaraan.
Menanggapi cuitan sinis tersebut, Kaesang justru membalasnya dengan meretweet, "Siap mohon maaf, saya akan perbaiki diri saya untuk menjadi yang lebih baik."
Siap mohon maaf, saya akan perbaiki diri saya untuk menjadi yang lebih baik https://t.co/njimD93upc
— Kaesang Pangarep (@kaesangp) April 19, 2020
Balasan tersebut kontan membuat warganet turut berkomentar. Banyak diantara warganet yang mengagumi kesabaran Kaesang, namun tak jarang juga yang ikut emosi melihat cibiran kepada Kaesang tersebut.
"Sabar ya mas, kirimi saja dia sang pisang tapi topping granat :)" tulis @krln_kar.
Warganet lainnya menambahkan, "Come on bro, don\'t listen to people who talking rubbish. [Jangan dengarkan orang yang berbicara tidak penting]."
Warganet @Ndomun1 berceloteh, "Aku tetep padamu mas. Mergo pangeran Brunei blas raiso omong jowo [Aku tetap padamu Mas, karena Pangeran Brunei sama sekali tidak bisa Bahsa Jawa]."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Prabowo menyebut motor listrik nasional sebagai contoh Indonesia Incorporated melalui kolaborasi swasta, BUMN, dunia usaha, dan akademisi.
Hiromu Tanaka mengaku gugup saat pertama kali bermain di luar Jepang bersama PSS Sleman. Ia kini beradaptasi dengan cuaca Indonesia.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.