Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Ilustrasi pernikahan/Reuters
Harianjogja.com, JOGJA - Mau nikah? Hati-hati dengan tawaran jasa wedding organizer (WO) ya. Sebab, tidak jarang ada pasangan calon pengantin yang akhirnya harus menelan pil pahit karena tertipu janji manis WO.
Belakangan ini, di media sosial muncul video-video kemarahan pasangan pengantin karena ditipu oleh WO. Sudah rela mengeluarkan puluhan juta, ternyata pihak WO melarikan diri dan di lokasi resepsi tak terlihat adanya dekorasi maupun catering.
Nah, supaya nasib sial itu tidak terjadi pada kalian yang sedang menanti hari bahagia itu, berikut ini tips agar tidak tertipu jasa WO.
Setidaknya ada tiga hal yang perlu diperhatikan menurut sebuah jasa WO di Jogja bernama H\'ney Wedding Organizer. "Pertama adalah mencari referensi tentang WO sebanyak banyaknya, kedua jangan ragu untuk bertanya kepada orang yang pernah memakai jasanya, dan ketiga browshing track and record-nya [WO] melalui medsosnya," kata Mei Rani Ekaningrum selaku pemilik H\'ney WO kepada Harianjogja.com, belum lama ini.
Meira mengatakan bahwa saat ini keberadaan media sosial sangat membantu para calon pengantin untuk mendapatkan jasa WO yang bagus. "Artinya kalau dicari di internet, tapi nama WO-nya nggak muncul, bisa jadi itu abal-abal. Seperti di WO-ku, pasti ada komentar-komentar dari klien. Nah klien itu bisa di DM [Dirrect Message dan ditanyain tentang WO yang bersangkutan," jelasnya.
Hari pernikahan adalah momentum yang dinanti-nanti bagi pasangan kekasih. Untuk terhindar dari hal-hal buruk yang tidak diinginkan, calon pengantin sebaiknya mendatangi kantor WO langsung dan tidak hanya mengandalkan komunikasi melalui media sosial, telepon, maupun chat Whatsapp. "Pengen pasti ya langsung cek alamat, datangi," tutur Meira.
Ia mengatakan, WO yang menawarkan diskon besar-besaran juga patut dicurigai. "Semua mitranya adalah vendor-vendor yang notabene sudah ada patokan harga yang pasti untuk WO. Kecuali kalau WO itu sudah mempunyai paketan wedding dan semuanya milik sendiri. Harga bisa diatur sendiri asal masih dalam taraf kewajaran," katanya.
Meira mengatakan, diskon yang normal untuk sebuah jasa WO berkisar antara 2,5% sampai 10%. Diskon sebesar itu biasanya berlaku bagi jasa WO yang menggunakan vendor luar. Dari situ, kata Meira, jika ada WO yang menawarkan diskon lebih dari 25% tentu perlu dipertanyakan. "Makanya perlu datang langsung ke kantornya dan ada perjanjian tertulisatau MoU antara kedua belah pihak," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Menteri PPPA menyebut paparan judi online terhadap 200 ribu anak menjadi ancaman serius bagi perlindungan dan tumbuh kembang anak.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Kemenhub menyesuaikan fuel surcharge pesawat domestik mulai 13 Mei 2026 akibat kenaikan harga avtur demi menjaga operasional maskapai.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 17 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.