Polisi Tangkap 2 Pelaku Challenge Hafalan Alquran Dihadiahi Miras
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Isyana Sarasvati dan suaminya, Rayhan Maditra./Suara.com-Herwanto
Harianjogja.com, BANDUNG - Penyanyi Isyana Sarasvati dan Rayhan Maditra resmi menikah, Minggu (2/2/2020). Namun keduanya belum kepikiran untuk bulan madu.
Hal itu disampaikan langsung oleh Ayunda Wardhani selaku VIP of Marketing Bridestory kepada wartawan usai jumpa pers di The Trans Luxury Hotel Bandung, Minggu (2/2/2020).
"Honeymoon belum ada rencana, karena kembali ke kesibukan mereka," kata Ayunda Wardhani.
Bahkan mereka menyerahkan urusan pernikahan kepada pihak penyelenggara. Saat persiapan pernikahan pun Isyana Sarasvati dan Rayhan Maditra hanya komunikasi melalui aplikasi pesan singkat.
"Isyana kan tiap hari tur. Jadi suka keluar kota dan keluar negeri. Kalau Rayhan juga keluar kota karena dia koas. Jadi meeting dan mencari vendor kita pake apps," ungkap Ayunda.
Seperti diketahui, Isyana Sarasvati dan Rayhan Maditra menggelar akad pagi tadi. Acaranya sendiri diadakan secara tertutup dengan hanya dihadiri keluarga dan kerabat dekat.
Mereka mengusung konsep adat jawa. Isyana Sarasvati terlihat mengenakan kebaya putih, begitu juga dengan Rayhan Maditra yang memakai beskap berwarna senada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.