Mendagri Tito Usul Kepala Daerah Dapat Insentif dari PAD
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan kepala daerah mendapat insentif dari PAD jika berhasil meningkatkannya. Aturan masih perlu dikaji bersama.
Paru-paru. /Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA--Tidur di lantai kerap dianggap jadi salah satu penyebab paru-paru basah.
Hoaks yang banyak beredar di masyarakat mengenai paru-paru basah adalah kebiasaan tidur di lantai. Kepercayaan ini seperti turun-temurun dan mungkin sampai sekarang Anda masih memercayainya.
Beberapa orang beranggapan bahwa tidur di lantai kenapa bisa sebabkan paru-paru basah karena tubuh kedinginan dan ini memengaruhi paru. Padahal, menurut Dokter Spesialis Paru RS Awal Bros Bekasi Timur dr Annisa Sutera Insani, SpP, itu anggapan yang tidak berdasarkan penelitian medis.
"Tidur di ubin bikin paru-paru basah? Itu nggak ada teori dan jurnal ilmiah dan medianya," kata dr Annisa saat diwawancarai Okezone-jaringan Harianjogja.com melalui pesan singkat, Kamis (30/1/2020).
Dokter Annisa menjelaskan, sakit paru-paru itu tergantung dari udara yang dihirup sehari-hari. Kualitas udara itu yang kemudian menentukan apakah Anda akan tergolong dalam faktor risiko atau bukan.
Jika Anda hidup di udara yang penuh polusi ditambah dengan merokok aktif, sambung dr Annisa, ya, risiko mengidap paru-paru basah akan semakin tinggi. Berbeda tentunya dengan mereka yang hidup di udara bersih dan tidak terpapar rokok.
Tidur di Lantai
Nah, dr Annisa coba memberi pandangannya kenapa tidur di lantai bisa berbahaya. Hal ini bisa karena adanya radon di lantai dan ini bukan mengarah pada paru-paru basah, tetapi lebih kepada risiko kanker paru. "Di ubin yang kotor, bisa saja ditemukan radon dan ini lebih ke risiko kanker paru," terangnya.
Selain itu, masalah lain yang mungkin dialami mereka yang tidur di ubin adalah batuk, pilek, dan flu. "Kalau ditanya bisa masuk angin atau nggak, di kedokteran kita tidak mengenal istilah itu," tambahnya.
Dokter Annisa menambahkan, kenapa risiko bahaya ini bisa muncul, salah satunya karena kondisi ubin itu lembap dan dingin, juga berdebu. Hal ini yang kemudian membuat risiko bahaya itu ada. "Bahkan, kalau punya alergi debu, ya, risikonya semakin tinggi buat mereka," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Mendagri Tito Karnavian mengusulkan kepala daerah mendapat insentif dari PAD jika berhasil meningkatkannya. Aturan masih perlu dikaji bersama.
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
LeBron James bergabung dengan Philadelphia 76ers dan menargetkan membawa klub tersebut meraih gelar juara NBA kelima dalam kariernya.
PAN Kota Jogja menuntaskan Rakerda 2026 dengan lima komitmen utama untuk memperkuat konsolidasi dan menyiapkan strategi menghadapi Pileg serta Pilwalkot.
Kimi Antonelli tak terkejut Ferrari dan McLaren mendominasi GP Hungaria 2026. Lando Norris merebut pole position pertamanya musim ini.
Dua SPPG di Kulonprogo masih disuspend. Pemkab memperketat pengawasan SOP dan mendorong seluruh pengelola melengkapi perizinan.