Program Bule Mengajar di Jogja Libatkan Wisatawan ke Kampung
Pemkot Yogyakarta kembangkan Program Bule Mengajar di kampung wisata untuk memperkuat pariwisata berbasis masyarakat dan UMKM lokal.
Ilustrasi mencuci tangan. /REUTERS-Mariana Bazo
Harianjogja.com, JAKARTA - Pakar mikrobiologi Dr. Fera Ibrahimara mengatakan penjual bahan makanan segar untuk sering cuci tangan menggunakan sabun setelah kontak dengan hewan atau produk hewan, guna mencegah penyebaran virus, termasuk corona, yang mewabah di Tiongkok.
"Secara umum kalau pasarnya becek, kotor, enggak cuma virus di Wuhan, di lingkungan kita juga banyak virus-virus lain. Jadi tetap harus cuci tangan dengan sabun," katanya dalam Seminar Awam dan Media Wabah Coronavirus di Gedung IMERI Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di Salemba, Jakarta, Kamis (30/1/2002).
Ia juga mengatakan sebaiknya pedagang membersihkan dan mendisinfeksi alat serta tempat kerja sedikitnya sekali dalam sehari.
Mereka juga disarankan memakai baju pelindung, sarung tangan, dan pelindung wajah ketika mengolah hewan atau produk hewan.
Setelah selesai bekerja, katanya, baju pelindung perlu dilepas, dibersihkan setiap hari dan sebaiknya ditinggal di tempat kerja agar menghindari potensi penularan kepada anggota keluarga di rumah.
"Jangan dibawa ke rumah. Nanti kita bagi-bagi sama orang rumah. Karena kita tahu ada transmisi dengan orang dari bahan-bahan itu. Jadi kalau sudah dibersihkan, taruh saja di tempat kerja," katanya.
Terkait dengan perlunya menjaga kesehatan anggota keluarga, ia juga menekankan perlunya menjauhkan anggota keluarga dari perlengkapan dan sepatu yang belum dibersihkan.
Spesialis yang juga Ketua Pusat Riset Virologi dan Kanker Patobiologi FKUI itu, juga memberikan saran untuk tidak menyentuh mata, hidung, dan mulut selama terlibat kontak dengan hewan atau saat mengolah produk hewan.
Kontak dengan hewan yang sakit dan berpenyakit, kata dia, juga perlu dihindari selain menekankan perlunya menghindari kontak dengan kandang hewan dan limbah air di pasar.
"Terutama \'fresh market\' atau pasar becek. Jadi enggak cuma virus dari Wuhan, virus-virus atau bakteri lain yang bisa menyebabkan penyakit juga perlu dihindari," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemkot Yogyakarta kembangkan Program Bule Mengajar di kampung wisata untuk memperkuat pariwisata berbasis masyarakat dan UMKM lokal.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.
Pemkab Bantul memantau harga pangan usai rupiah melemah. Sejumlah komoditas lokal masih aman, warga diminta tidak panic buying.