Start 22 Juni, Pasar Kangen TBY 2026 Suguhkan 300 Gerai Tempo Dulu
Pasar Kangen Taman Budaya Yogyakarta 2026 akan dimulai pada 22 Juni sampai 28 Juni 2026 dengan menyuguhkan sedikitnya 300 gerai kuliner tradisional dan kerajina
Yogyakarta Ska Festival 2019.
Harianjogja.com, JOGJA—Yogyakarta Ska Festival edisi kedua akan dilangsungkan pada Minggu (15/12/2019) mendatang. Di agenda tahun ini, YK Ska Crew selaku penyelenggara mengangkat tema Mlampah Dados Manunggal.
Ketua Penyelenggara Yogyakarta Ska Festival, Annas Aghanasa, menuturkan tema itu diangkat untuk menyuarakan ajakan bersatu kepada seluruh elemen masyarakat di tengah perbedaan yang ada. Termasuk para pelaku-pelaku dunia musik yang berasal dari genre berbeda-beda.
“Ayolah bersatu. Ada konflik agama, suku ataupun genre musik. Hilangkan hal itu, ayolah berjalan jadi satu membangun Jogja bersama-sama,” ungkapnya dalam jumpa pers di kawasan Mangkuyudan, Jogja, Kamis (12/12/2019).
Annas menyebutkan penulisan tema sengaja menggunakan bahasa Jawa untuk menampilkan ciri khas Jogja sehingga orang-orang luar daerah sedikit banyak bisa ikut belajar bahasa Jawa. Hal itu pula yang melatarbelakangi diadakannya Yogyakarta Ska Festival yang ingin menyuguhkan kultur ska dengan balutan gaya Jogja.
Beda dengan penyelenggaraan pertama yang digelar di bar, tahun ini Yogyakarta Ska Festival akan dihadirkan di Kokambar Taman Jogja Expo Center, Bantul. Makin beda lagi setelah di edisi kedua kali ini acaranya akan lebih beragam. Ada kontes dansa ska, kuliner serta eksibisi komunitas-komunitas.
“Tak ketinggalan ada temu wicara yang salah satu suguhannya ada museum ska. Selain itu, akan ada penampilan belasan band-band ska lawas maupun anyar di Yogyakarta Ska Festival tahun ini,” ungkap Annas, yang juga gitaris Apollo 10, band ska asal Jogja itu.
Grup-grup yang akan hadir ada Braves Boy, Apollo 10, Sri Plecit, Black Sky, Social Hitam Putih, Kopi Loewak, Lost Stroom, Button Down, Sakesplus, Seconda Volta dan Kalaska. Selain itu, ada aksi dari Bovver Lover.
Menurut dia, tahun ini acara-acara yang disuguhkan lebih beragam karena ingin menghadirkan sebuah komposisi festival ska yang lebih utuh dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya menyuguhkan pertunjukkan musik.
Vokalis Sri Plecit, Wipti Eta, mengungkapkan Yogyakarta Ska Festival menjadi upaya YK Ska Crew untuk lebih mengenalkan genre ska ke publik. Harapannya dengan cara itu, genre ska bisa tetap hidup untuk mewarnai kultur-kultur musik yang ada di Jogja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar Kangen Taman Budaya Yogyakarta 2026 akan dimulai pada 22 Juni sampai 28 Juni 2026 dengan menyuguhkan sedikitnya 300 gerai kuliner tradisional dan kerajina
Dua SPPG di Kulonprogo masih disuspend. Pemkab mendorong tertib perizinan dan penguatan SOP program MBG.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Bea Cukai Kudus menerapkan ultimum remidium terhadap tujuh kasus rokok ilegal dengan total denda Rp582,71 juta sepanjang semester I/2026.
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.