Heboh Isu PHK Massal Sopir Tangki Sumut, Begini Penjelasan Pertamina
Pertamina Patra Niaga mengoperasikan terminal dan SPBU 24 jam serta menambah 30 mobil tangki untuk mempercepat normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara.
Ilustrasi lensa kontak./Suara.com-Shutterttsock
Harianjogja.com, JOGJA - Softlens atau lensa kontak kotor mudah menjadi kotor saat sering berada di luar ruangan. Padahal oftlens kotor bisa berdampak buruk pada kesehatan indra penglihatan Anda.
Oleh sebab itu, Anda tentu perlu mengetahui bagaimana cara yang efektif untuk membersihkan dan merawat softlens.
Menurut American Academy of Ophthalmology, lensa kontak yang kotor atau tidak cocok bisa menggores lapisan mata Anda.
Membersihkannya dengan tetes mata pun bukan jalan keluar yang efektif karena bisa merusak cairan pada softlens Anda. Itu sebabnya, sebelum memutuskan menggunakan softlens Anda harus memiliki pengetahuan yang benar pula.
Misalnya, softlens sekali pakai biasanya lebih praktis karena tak terlalu membutuhkan perawatan yang rumit, dibandingkan dengan lensa kontak yang bisa dipakai berulang kali.
Ini dia beberapa cara membersihkan dan merawat softlens agar Anda terhindar dari iritasi dan masalah mata lainnya dilansir Hello Sehat.
1. Cuci tangan sebelum memegang softlens
Salah satu kunci dari cara merawat dan membersihkan softlens adalah selalu mencuci tangan sebelum memegang lensa kontak.
Usahakan untuk mencuci tangan menggunakan sabun dan bilas sampai bersih. Pastikan tidak ada sisa sabun, parfum, minyak, atau losion yang menempel pada telapak tangan Anda.
Sebab, sisa-sisa produk akan membuat mata iritasi dan penglihatan Anda menjadi buram ketika menggunakan softlens Anda.
Maka itu, biasakan cuci tangan sebelum dan sesudah melakukan sesuatu. Anda bisa mengeringkan tangan Anda dengan tisu atau handuk tanpa serat agar tidak ada yang menempel di tangan Anda.
2. Lepas softlens sebelum mandi dan tidur
Setelah mencuci tangan, Anda pun harus ingat kapan waktu yang tepat untuk melepas softlens. Lepaskanlah lensa kontak sebelum mandi, berenang, atau kegiatan apa pun yang dapat membuat mata Anda kemasukan air.
Hal ini bertujuan agar kuman atau senyawa kimia dalam air, seperti klorin, tidak menempel pada softlens. Jika dibiarkan, biasanya gejala-gejala ringan akan muncul, seperti mata sakit dan terasa gatal.
Lupa melepas softlens saat mandi dapat berujung pada konjungtivitis akibat infeksi bakteri.
Selain itu, untuk merawat dan menjaga kebersihannya, Anda harus melepas softlens sebelum tidur. Hal ini karena saat Anda tidur, mata yang terpejam tidak membuat air mata tidak dapat membawa oksigen sebanyak ketika Anda membuka mata.
3. Hindari penggunaan air keran
Setelah berhasil melepas softlens tanpa ada suatu kendala, hindari penggunaan air keran dalam merawat dan membersihkan softlens. Hampir di setiap air keran mengandung acanthamoeba, bakteri yang dapat menempel dan mengkontaminasi lensa kontak Anda.
Apabila hal tersebut dibiarkan, tentu dapat menimbulkan masalah pada mata Anda karena infeksi bakteri tersebut. Oleh karena itu, biasakan memakai cairan pembersih khusus untuk softlens agar kebersihannya tetap terjaga.
4. Gunakan cairan khusus pembersih softlens
Gunakanlah cairan khusus pembersih softlens ketika membersihkannya. Cara merawat dan membersihkan softlens yang satu ini sangat penting dilakukan karena softlens yang sering Anda gunakan rentan terhadap infeksi bakteri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Pertamina Patra Niaga mengoperasikan terminal dan SPBU 24 jam serta menambah 30 mobil tangki untuk mempercepat normalisasi distribusi BBM di Sumatera Utara.
udaya membaca dinilai menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk menghadapi derasnya arus informasi di era digital
Bekalista resmi diluncurkan di Malioboro. Sebanyak 80 becak kayuh listrik disiapkan dengan skema tukar guling bentor secara bertahap.
Pola pengasuhan anak yang sehat kini menjadi fokus utama dalam rangkaian program literasi yang digalakkan di Pemda DIY.
Budaya literasi dinilai menjadi bekal penting bagi masyarakat untuk menangkal hoaks sekaligus menjaga identitas budaya Jogja di tengah derasnya arus informasi
Wisata Sungai Oya di Tahura Bunder viral. Pengelola menegaskan kawasan ini tidak gratis dan retribusi mengacu Perda DIY Nomor 11 Tahun 2023.