Ada Pelantikan Presiden di Jakarta, Konser K-Pop Batal
Follow Gyeonggi K-Culture Festa 2019 dibatalkan. Sedianya, acara tersebut diselenggarakan pada 1920 Oktober 2019 di Istora Senayan Jakarta.
Ilustrasi menopause/Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA— Hasil studi terbaru yang dilakukan di Australia 2019 menyebutkan perempuan yang mengalami menopause dini lebih berisiko mengalami serangan jantung atau strok sebelum mereka mencapai usia 60 tahun dibandingkan dengan mereka yang menopause sesuai waktunya.
Peneliti memeriksa data dari 15 studi observasi pada 300.000 perempuan. Dalam studi ini ditemukan bahwa rata-rata perempuan mengalami menopause ketika berusia 50 tahun. Hanya 1,2% perempuan dalam penelitian ini yang mengalami menopause dini sebelum usia 40 tahun; dan 4,7% mengalami menopause dini dari usia 40—44 tahun.
Dibandingkan dengan perempuan yang mengalami menopause pada usia 50 tahun ke atas, perempuan yang mengalami menopause dini sebelum usia 40 tahun, 55% lebih mungkin mengalami serangan jantung atau strok setelah menopause. Menopause dini pada usia 40—44 tahun terkait dengan risiko 30% lebih besar terkena penyakit kardiovaskular. Sementara perempuan yang menopause pada usia 45—49, berisiko 12%.
"Penyakit jantung adalah salah satu penyebab kematian pada perempuan," kata peneliti Gita Mishra dari University of Queensland di Brisbane, Australia. Dia mengatakan bahwa temuan tentang kaitan penyakit jantung dan menopause harapannya dapat membantu mengidentifikasi perempuan yang paling berisiko mengalami penyakit kardiovaskular.
Perempuan pada umumnya mengalami menopause ketika mereka berhenti menstruasi. Saat itu, indung telur menghambat produksi hormon estrogen dan progesteron sehingga perempuan mulai mengalami gejala mulai dari kekeringan pada vagina, perubahan suasana hati, nyeri sendi, dan insomnia. Menopause juga terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung, osteoporosis, dan diabetes.
Studi ini bukan percobaan terkontrol yang dirancang untuk membuktikan bagaimana menopause secara langsung berdampak pada kesehatan jantung. Meski begitu, hasil penelitian menyoroti perlunya perempuan untuk lebih waspada terhadap kesehatan jantung jika mereka mengalami menopause dini.
Bagi mereka yang mengalami menopause dini, pengendalian faktor risiko perlu dilakukan seperti menghindari rokok dan mempertahankan berat badan yang sehat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Follow Gyeonggi K-Culture Festa 2019 dibatalkan. Sedianya, acara tersebut diselenggarakan pada 1920 Oktober 2019 di Istora Senayan Jakarta.
Wali Kota Solo Respati Ardi prioritaskan guru dan nakes dalam rekrutmen CASN. Pemkot kejar solusi kekurangan tenaga pendidikan.
Menkeu Purbaya dan Menteri ESDM Bahlil bahas strategi peningkatan PNBP, swasembada energi, dan listrik desa. Ini target dan datanya.
Merokok meningkatkan risiko kanker mulut secara signifikan. Ketahui penyebab, dampak, dan cara menurunkannya menurut dokter.
BGN akan menangguhkan SPPG tanpa Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi. Kebijakan ini demi menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis.
Serangan Israel ke Lebanon kembali meningkat. Puluhan wilayah dihantam, korban tewas bertambah. Simak perkembangan terbaru konflik Timur Tengah.