Kemendikdasmen Target Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Kemendikdasmen mengalokasikan Rp90 triliun memperbaiki 71.000 sekolah dan memperkuat pembatasan gawai untuk melindungi anak.
Pencipta lagu dangdut Abah Lala. /Instagram @abahlala_86.
Harianjogja.com, JOGJA—Musik dangdut sampai saat ini masih digemari masyarakat dari berbagai usia. Karena dekatnya dengan masyarakat, bahkan anak-anak dengan mudah menghafal genre musik ini.
Seorang musisi asal Musuk, Boyolali, Jawa Tengah menjadi pencetus jargon dangdut yang kini sedang hits yaitu cendol dawet. Lirik ini diciptakan untuk menghilangkan jargon dangdut yang kadang berbau porno, salah satunya yang sering didengar buka sithik joss atau kurang familiar di telinga seperti woyo-woyo joss. Saat ini jargon itu tak lagi dipakai karena tergeser oleh buatan musisi bernama Agus Purwadi atau Abah Lala dengan cendol dawetnya.
Begini lirik sederhana itu :
Cendol, cendol.. dawet, dawet
Cendol, cendol..dawet, dawet.
Cendol dawet seger
Piro? Limangatusan.
Teros? Enggak pakai ketan.
Ji.. ro..lu..pat…limo..enem..pitu…wolu
Tak kintang.. kintang.. tak kintang..kintang
Lho.. lhoo…lho lho..yess
Hampir setiap pentas dangdut baik di teras rumah hingga panggung mewah berukuran besar saat ini penyanyi memakai jargon itu. Salah satunya pedangdut asal Kediri Nella Kharisma yang menerbitkan Pamer Bojo versi cendol dawet. Begitu juga pedangdut Via Vallen dan penyanyi campur sari Didi Kempot pun kerap membawa jargon ini ke panggung. Tak terkecuali politikus PDIP yang juga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pernah ikut bernyanyi dengan jargon cendol dawet di panggung Simpang Lima Semarang beberapa waktu lalu.
Cendol dawet ini bahkan sudah mewabah di kalangan anak Sekolah Dasar (SD) hingga SMP. Beberapa waktu lalu, viral sebuah video pelajar SMP yang tidak hafal lagu tradisional Kidang Talun, namun justru lebih hafal dengan lirik Cendol Dawet.
Harianjogja.com berusaha melakukan konfirmasi kepada Abah Lala alias Agus Purwadi melalui ponsel terkait awal mula penciptaan jargon tersebut. Namun melalui manajemennya ia meminta untuk mengutip langsung penjelasan di youtube miliknya berjudul CENDOL DAWET (HISTORY).
Dalam video berdurasi 4 menit 19 detik itu, Abah Lala mengatakan cendol dawet ia ciptakan sebagai respons atas seringnya jargon dangdut yang kalimatnya kurang bersahabat didengar anak-anak. Ia pun secara perlahan menemukan jargon itu dari hasil komunikasi harian dengan teman-temannya.
“Awalnya kami bersama tim setiap komunikasi melalui medsos, ketika pagi ditanya sedang apa? Jawabnya cendol dawet. Dari situ kami sering ngomong cendol dawet, cendol dawet ini kemudian kami serukan dalam acara dangdut, cendol dawet, cendol dawet,” ujarnya melalui akun youtube abah lala official.
“Kenapa kok ada kata limaratusan? Karena yang kita beli setiap pagi di tukang sayur itu ya Rp500, tidak dikasih ketan cuma cendol sama dawet dibungkus dalam plastik,” katanya lagi.
Abah Lala mengaku senang dengan jargon tersebut yang kini mewabah seantero jagad dangdut di tanah air. Karena keinginan utamanya membuat jargon itu agar lebih ramah anak dan masyarakat.
“Saya ingin jargon dangdut yang tidak bau porno, atau mungkin didengarkan anak-anak enak, bikin gayeng [senang] orangtua, kalau jargon itu diserukan di acara lain, saya senang, bangga. Bahwa jargon dangdut itu tidak harus berbau porno atau mungkin berbau tidak mengenakkan, yang jelas cendol dawet saja sudah bikin seger dan marai gayeng [senang],” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemendikdasmen mengalokasikan Rp90 triliun memperbaiki 71.000 sekolah dan memperkuat pembatasan gawai untuk melindungi anak.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
27 Juli, peringati Kudatuli, Hari Sungai Nasional, dan Hari Orang Tua. Pelajari sejarah dan makna di balik tanggal penting ini.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Jadwal DAMRI Jogja ke Bandara YIA 2026 lengkap dengan tarif dan titik keberangkatan. Cek rute dan jam terbaru di sini.
BMKG memprakirakan cuaca DIY cerah berawan hingga Selasa pagi. Suhu mencapai 32 derajat Celsius dengan potensi angin kencang di selatan.