Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi Banyumas Dimulai Oktober
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas ditargetkan dimulai Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan.
Denada dan Shakira Aurum. /Ist-Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA – Anak semata wayang Penyanyi Denada, Shakira Aurum saat ini dirawat di Singapura karena menderita penyakit kanker darah. Pengobatan tersebut membutuhkan biaya besar.
Guna menutupi biaya tersebut, Denada pun harus menjual dua unit rumahnya yang terletak di kawasan TB Simaatupang dan Pejaten.
“Rumah yang dijual ada di TB Simatupang satu lagi ada yang di Pejaten. Rumah yang di Pejaten itu sebenarnya rumah utama kami tadinya, jadi Shakira tumbuh besar juga di situ dan itu rumah yang banyak sekali kenanangannya,” ujar Denada dilansir dari tayangan Silet, RCTI, Selasa (17/9/2019).
Meskipun rumah yang terletak di kawasan Pejaten penuh dengan kenangan, namun Denada dengan ikhlas melepasnya. Hal tersebut dia lakukan semata-mata demi kesembuhan buah hatinya hasil pernikahan dengan Jerry Aurum.
“Rumah yang di Pejaten itu rumah saya paling tinggi nilai jualnya. Jadi, justru dari yang lainnya saya jual yang itu dan di TB Simatupang, buat itu (pengobatan Shakira). Jadi, enggak apa-apa, kita ikhtiar saja sekarang,” lanjut mantan istri Jerry Aurum ini.
Menurut Denada, prioritas kesehatan Shakira tak ada tandingannya dengan harta yang dia miliki. Dia pun akan melakukan segala hal demi kesembuhan putri kecilnya yang kini berusia 6 tahun itu.
“Mau berapapun rumah yang ada di dunia ini tidak sebanding dengan hidup Shakira, anak saya. buat saya, ringan saja buat saya jual rumah itu,” tambah Denada Tambunan.
Selain harus menjual dua asetnya, pembangunan rumah impian Denada dan Shakira. Menurut Denada, saat ini prioritas dana yang dia punya selalu digunakan untuk biaya pengobatan sang putri.
"Saya itu baru saja membeli tanah dan membangun sebuah rumah. Saya bangun rumah itu 4 lantai di atas tanah yang luas sekali hampir 1000 meter rencananya rumah itu akan jadi tempat saya dan Shakira untuk hidup selama-lamanya," cerita Denada.
Kesedihan pun dirasakan Denada ketika harus bermalam di rumah tersebut. Pasalnya, sang putri hingga saat ini belum bisa menikmati tinggal di rumah tersebut.
"Hampir tiap malam jika saya di rumah itu saya nangis karena saya bangun rumah itu untuk dia [Shakira]," tambah Shakira.
Sebelumnya, Denada sempat membeberkan kisaran biaya yang dia keluarkan sejak berada di Singapura. Untuk sewa tempat tinggal saja, putri dari Emilia Contessa itu harus merogoh kocek sebesar Rp35 juta perbulan.
“Singapura ini termasuk negara yang terbilang mahal sekali biaya hidupnya. Untuk tempat tinggal saja, kami harus bayar Rp35 juta per bulan. Biaya tersebut belum termasuk dengan listrik, biaya makan, biaya kehidupan, biaya transportasi, biaya rumah sakit, biaya obat dan semua pengondisian di rumah itu,” ujar Denada Tambunan.
(aln)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas ditargetkan dimulai Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.
Indonesia All Stars siap menghadapi Aston Villa di SUGBK pada 1 Agustus 2026. Brandon Scheunemann masuk skuad bersama Ezra Walian, Zé Valente, dan Hokky Caraka.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.