Suporter Solo Minta Maaf Atas Kericuhan di Jogja, Begini Rencana Polisi Selanjutnya
Sejumlah koordinator suporter di Solo meminta maaf atas kericuhan di Jogja yang melibatkan sejumlah pendukung Persis Solo.
Ilustrasi minum air putih dalam kemasan botol plastik. (Freepik)
Harianjogja.com, SOLO - Dibutuhkan waktu yang lama untuk dapat mengurai sampah plastik. Untuk itu, terobosan diperlukan untuk menjawab permasalahan tersebut.
Praktisi dan peneliti pengelolaan sampah plastik, Whelly Sujono, mengungkapkan salah satu yang bisa dilakukan yaitu memulai dari diri sendiri dengan selalu menggunakan botol air minum sendiri. Dengan senantiasa membawa botol air minum sendiri untuk berbagai jenis minuman dapat mengurangi penggunaan botol plastik.
“Untuk menghemat plastik sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan. Seperti kalau saya misalnya selalu membawa botol air minum sendiri saat bepergian. Saya bawa botol dan selalu saya isi air minum saat bepergian,” tutur Whelly Sujono saat menjadi pembicara seminar lingkungan dengan judul Bumi Manusia atau Bumi Sampah di Meeting Room Hotel Red Planet Solo, Minggu (15/9/2019).
Whelly mencontohkan saat dirinya bepergian ke Timor Leste beberapa waktu lalu. Seusai dari Timor Leste dia berkunjung ke Bali, lalu pulang ke Solo. Dalam rangkaian kunjungannya ke luar kota selama empat hari membawa botol air minum.
Botol itu selalu diisinya dengan air minum seperti kopi, teh, atau air mineral, saat berada di hotel, kantor, atau bandara. “Selama empat hari kunjungan itu saya bisa menghemat tidak memakai 27 botor air minum kemasan,” urai dia.
Whelly Sujono juga menekankan pentingnya penanaman kesadaran sejak dini kepada anak agar membuang sampah pada tempatnya. Dengan begitu bumi manusia tidak kian tercemar oleh berbagai sampah manusia.
Menurut dia penanaman kesadaran tersebut realistis dilakukan bila dalam keluarga ada peraturan dan keteladanan dari orang tua. “Yang terpenting juga adalah konsisten dengan peraturan. Jangan seperti obor blarak,” sambung dia.
Dari aspek pemerintah, Whelly menilai pentingnya regulasi yang melarang penggunakan kantong plastik, styrofoam, dan sedotan plastik. Peraturan seperti itu menurut dia sudah diterapkan di sejumlah daerah seperti Provinsi Bali.
Selain Bali ada beberapa daerah yang menerapkan peraturan serupa seperti Balikpapan, Banjarmasin, Bandung, dan Bekasi. Dengan kebijakan seperti itu menurut dia efektif mengurangi produksi sampah plasti di suatu wilayah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Sejumlah koordinator suporter di Solo meminta maaf atas kericuhan di Jogja yang melibatkan sejumlah pendukung Persis Solo.
Ratu Oceania Raya menggelar kegiatan Disney Day 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 lengkap lokasi, jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan C, serta tips hindari antrean.
Rute Trans Jogja 2026 lengkap dengan tarif terbaru dan sistem pembayaran digital. Praktis, murah, dan terhubung ke seluruh Jogja.
Jadwal pemadaman listrik Jogja 16 Mei 2026 di Sleman, Kota Jogja, dan Gunungkidul. Cek lokasi terdampak dan tips antisipasi.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT