KPK Dalami Aliran Uang Kasus Pemerasan Bupati Tulungagung
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Elvy Sukaesih bersama anak-anaknya menggelar konfrensi pers terkait Haedar yang ngamuk. [Yuliani/Suara.com]
Harianjogja.com, JAKARTA - Penyanyi dangdut, Elvy Sukaesih kecewa saat bermacam spekulasi masyarakat bermunculan terkait anaknya, Haedar. Baru-baru ini, Haedar dikabarkan mengamuk karena tak diperbolehkan pemilik warung untuk mengutang rokok. Sang adik, Fitria pun mencoba meluruskan.
"Kalau masalah nggak punya uang saat itu bisa jadi dia [Haedar] nggak pegang uang. Tapi bukan berarti kemiskinan, karena di situ[(pemilik warung] juga tahu Haedar biasa lakukan itu [ambil rokok]," kata Fitria Sukaesih mewakili keluarga, saat menggelar konfrensi pers di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (14/9/2019) malam.
Menurut Fitria, saat itu kemungkinan sang kakak tidak sedang mengantongi uang. Ia juga membantah kurangnya perhatian dan kasih sayang menyebabkan Haedar meminta-minta pinjaman rokok.
"Nggak usah dibilang nggak punya uang, kadang kita nggak bawa uang ambil dulu deh, nggak ada uang kecil, ngambilnya jauh atau apa. Kalau karena kurang kasih sayang, Umi anak emasnya Haedar, bahkan yang lain boleh iri karena kalau Haedar yang minta pasti dikasih," sambung Fitria.
Ratu Dangdut Indonesia itu juga sedih saat anaknya disebut kemiskinan. Elvy Sukaesih pun menangis karena penyakit kejiwaan yang diderita putranya, membuat anaknya dianggap tak mampu.
"Saya kadang suka kasihan melihat dia sekarang kaya gini. Ya Allah ya rabb.. Tetap orangtua tuh semua berpikir anak-anaknya sama semua masih kecil-kecil. Itu kenapa yang kadang saya suka pikir kok sedih gitu lho apalagi terus dibilang kurang kasih sayang, udah kemiskinan banget, masyaallah..," ujarnya terisak.
Sebagaimana diketahui, putra sulung Elvy Sukaesih, Haedar mengamuk di sebuah warung yang tak jauh dari rumahnya di kawasan Condet, Jakarta Timur, Kamis (12/9/2019) malam. Haedar ngamuk karena tak diperbolehkan mengutang sebungkus rokok. Polisi sempat mengamankan Haedar, namun kemudian membebaskannya Jumat (13/9/2019) karena keluarga menunjukkan surat kalau Haedar mengalami skizofrenia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Sabtu 23 Mei 2026 dari Stasiun Tugu Jogja menuju Bandara YIA lengkap dengan tarif dan jam keberangkatan.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 23 Mei 2026 didominasi hujan ringan di Jogja, Sleman, Bantul, dan Kulon Progo.
Film Jangan Buang Ibu karya Leo Pictures akan menggelar Gala Premiere di 20 kota termasuk Yogyakarta sebelum tayang 25 Juni 2026.
Fathul Wahid bukan dikenal sebagai penyair. Dia akademisi, Guru Besar Sistem Informasi, dan Rektor UII. Justru karena itulah puisinya terasa menarik.
DSI resmi jadi BUMN baru pengelola ekspor SDA. Siap kendalikan sawit, batu bara, dan ferro alloy mulai 2026.