Data Pemerintah Terhubung, Meutya Hafid: Perlinsos Harus Tepat Sasaran
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.
Pangeran Harry dan Meghan Markle. /Reuters-Toby Melville
Harianjogja.com, JOGJA - Rumor pemecatan staf sedang menimpa Meghan Markle dan Pangeran Harry. Kali ini baby sitter atau pengasuh anak dari salah satu pasangan di Kerajaan Inggris ini dipecat setelah beberapa waktu lalu staf profesional yang menangani pekerjaan mereka juga mengalami hal yang sama.
Dilansir dari Cheatsheet, Meghan Markle dikabarkan memecat baby sitter pertama mereka pada bulan Mei lalu. Baby sitter ini kabarnya \'tidak sempurna\' untuk bayi Archie dan hanya bekerja dua minggu di kediaman keluarga Sussex.
Mengisi kekosongan pengasuh itu, Meghan pun dibantu dengan baby sitter \'temporer\' yang hanya datang pada malam hari.
Dikutip dari Entertainment Tonight, Pangeran Harry dan Meghan Markle kini sudah memiliki baby sitter baru yang permanen. Baby sitter yang belum diketahui identitasnya ini bahkan ikut mereka liburan ke Prancis baru-baru ini.
Bicara tentang baby sitter, keluarga Kerajaan Inggris memang punya standar tinggi untuk mempekerjakan pengasuh bayi mereka.
Kate Middleton contohnya. Ia memiliki satu pengasuh bayi yang bekerja dengannya sejak Pangeran Georga lahir hingga kini sang pangeran memiliki dua adik.
Pengasuh bernama Maria Borrallo ini tidak direkrut sembarangan. Ia adalah lulusan sekolah internasional yang terkenal menghasilkan pengasuh bayi tersertifikasi. Ingat Marry Poppins? Nah, tokoh ini sering diidentikkan datang dari sekolah yang sama dengan baby sitter Pangeran George.
Mengingat standar baby sitter yang begitu tinggi, tak heran jika Meghan kesulitan menemukan baby sitter yang sempurna untuk bayi Archie.
Konon kata \'sempurna\' ini terdengar amat sakral di telinga calon baby sitter bayi Archie, karena kata itu benar-benar jadi pertimbangan dasar Meghan Markle dalam mencari pengasuh bayi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com/Cheatsheet
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.