Harga Mobil Listrik Bisa Lebih Murah, Begini Syaratnya
Selama ini harga jual mobil listrik masih terpantau jauh dibandingkan dengan mobil yang menggunakan bahan bakar fosil.
Ilustrasi/Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Meski tidak sakit, pemeriksaan kesehatan secara rutin perlu dilakukan. Aktivitas dan gaya hidup sehat belum cukup untuk memastikan tubuh tetap sehat dan bugar.
Manager Medical Underwriter Sequis dokter Fridolin Seto Pandu mengatakan, polusi dan pencemaran lingkungan tidak bisa dihindari, belum lagi mudahnya penularan penyakit karena semakin banyak virus dan bakteri.
"Karenanya kita perlu melakukan pemeriksaan kesehatan rutin sebagai salah satu upaya pencegahan," ujarnya.
Pencegahan rutin yang dimaksud adalah Medical Check Up (MCU). Jika rutin melakukan pemeriksaan MCU secara berkala tentu akan membantu mendiagnosis penyakit yang berpotensi menjadi penyakit serius sehingga akan lebih mudah diobati sebelum terlambat. Selain itu, rutin melakukan MCU akan membuat kita lebih waspada terhadap gejala dan tanda penyakit.
Penanggung jawab MCU RS Omni Alam Sutera dr. Anastasia Lilian Suryajaya mengatakan, MCU sebaiknya dilakukan setiap 1 tahun sekali bagi mereka yang berusia lanjut. Pada lansia, terdapat peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, penyakit ginjal, penyakit liver, dan diabetes mellitus. Sedangkan untuk anak, MCU sudah dapat dilakukan sejak bayi untuk pemantauan tumbuh kembang anak, pemeriksaan mata, pemeriksaan THT, pemeriksaan tubuh secara keseluruhan, dan pemeriksaan darah.
Anastasia menjelaskan, MCU dapat mendeteksi sejumlah penyakit, misalnya kelainan darah, kelainan urin, fungsi hati, kondisi kolesterol, golongan darah, hepatitis B, asam urat, dan skrining diabetes. Akan tetapi, MCU bukan untuk menegakkan diagnosa atau mengobati penyakit.
"MCU merupakan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui status kesehatan pasien dan sebagai cara deteksi dini adanya penyakit atau gangguan kesehatan sehingga jika ditemukan adanya gangguan kesehatan atau suatu penyakit dapat ditangani dan diobati lebih cepat dan tepat," jelasnya.
MCU terutama dianjurkan untuk usia di atas 35 tahun karena pada usia ini proses penuaan mulai terjadi, sedangkan untuk usia di bawah 35, disarankan jika ada keluhan dan faktor-faktor risiko (keturunan keluarga, merokok, pola hidup).
Pada penderita diabetes, hipertensi, dan ginjal perlu MCU berkala untuk evaluasi perkembangan penyakitnya sehingga dapat terkontrol dan tidak menyebabkan komplikasi. Anastasia menyarankan agar perempuan juga rutin melakukan MCU yang terkait kesehatan reproduksi.
Bagi perempuan yang berusia di bawah 40 tahun sebaiknya melakukan cek USG. Sedangkan bagi yang sudah berusia di atas 40 dapat melakukan mammografi 2 tahun sekali bagi usia 40-50 tahun dan sekali setahun bagi yang berusia 50 tahun untuk mendeteksi dini kanker payudara.
Ada juga MCU untuk mendeteksi kanker serviks dengan cara pap smear yang dapat dilakukan sejak usia 21 tahun untuk yang sudah berhubungan seksual atau sudah menikah.
"Dapat dilakukan setiap dua tahun untuk usia 21 tahun dan setelah usia 30 tahun dilakukan setiap 3 tahun," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Selama ini harga jual mobil listrik masih terpantau jauh dibandingkan dengan mobil yang menggunakan bahan bakar fosil.
Wali Kota Jogja menemukan kandang ayam, sampah, dan pendangkalan saat susur Sungai Code, Pemkot rencanakan normalisasi.
Perbaikan Jalan R Agil Kusumadya Kudus tuntas, akses Demak–Kudus kini mulus dengan anggaran gabungan pusat dan daerah Rp40 miliar.
Maarten Paes tampil solid bawa Ajax Amsterdam ke final playoff Europa Conference League. Simak performa kiper Timnas Indonesia vs Groningen di sini.
Lelang jabatan Pemkab Gunungkidul selesai, tujuh kandidat bersaing jadi kepala OPD dan menunggu keputusan bupati.
Aldila Sutjiadi sukses melaju ke final Morocco Open 2026. Simak perjuangan Aldila/Zvonareva menuju gelar juara WTA 250 malam ini pukul 21.20 WIB.