KRL Jogja-Solo Minggu 1 November: Cek Jadwal Keberangkatan
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 November 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Ilustrasi cek kesehatan./freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Memantau tekanan darah secara rutin menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Pemeriksaan ini dapat dilakukan di rumah menggunakan alat tensi, tetapi waktu dan cara pengukurannya perlu diperhatikan agar hasilnya akurat.
Tekanan darah tinggi atau hipertensi sering kali tidak menunjukkan gejala. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), kondisi tersebut dapat terjadi tanpa disadari sehingga seseorang perlu memantau tekanan darah, terutama jika memiliki faktor risiko.
Tekanan darah yang terus-menerus tinggi membuat jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah. Jika tidak dikendalikan, kondisi ini dapat berdampak pada pembuluh darah, saraf, hingga ginjal.
Namun, pengukuran yang kurang tepat bisa menghasilkan angka yang tidak sesuai kondisi sebenarnya. Akibatnya, seseorang berisiko mendapatkan pemeriksaan medis yang tidak diperlukan atau justru melewatkan masalah kesehatan yang perlu ditangani.
Lantas, kapan waktu terbaik untuk mengecek tekanan darah dan bagaimana cara mendapatkan hasil yang akurat?
American Heart Association (AHA) merekomendasikan pemeriksaan tekanan darah dilakukan pada waktu yang sama setiap hari. Konsistensi waktu membantu seseorang membandingkan hasil pengukuran dari hari ke hari.
AHA juga menyarankan pengukuran dilakukan dua kali dengan jeda sekitar satu menit di antara kedua pemeriksaan.
Meski demikian, tidak ada satu waktu yang dianggap paling tepat untuk semua orang. Dr. Rigved Tadwalkar, ahli kardiologi dari Providence Saint John's Health Center, menyarankan pasien berkonsultasi dengan dokter mengenai jadwal pemeriksaan, terutama bagi mereka yang sedang mengonsumsi obat tekanan darah.
Sementara itu, Dr. Dawn Warner Kershner dari The Heart Center at Mercy menyebut pemeriksaan pada waktu berbeda dapat membantu mengetahui kondisi tekanan darah sepanjang hari.
"Saya biasanya meminta pasien untuk memeriksa tekanan darah pada waktu yang berbeda dalam sehari untuk memastikan mereka terlindungi dengan baik selama 24 jam," ujar Kershner.
Di sisi lain, Tadwalkar mengingatkan agar pemeriksaan tidak dilakukan secara berlebihan. Terlalu sering mengecek tekanan darah justru dapat memicu kecemasan dan berpotensi membuat hasil pengukuran meningkat.
Hasil pengukuran tekanan darah ditampilkan dalam dua angka dengan satuan milimeter air raksa atau mmHg.
Angka pertama disebut sistolik, yakni tekanan ketika jantung memompa darah. Sementara itu, angka kedua disebut diastolik, yaitu tekanan ketika jantung beristirahat di antara denyut.
Mengacu pada kategori American Heart Association, berikut klasifikasi tekanan darah:
Normal: Sistolik kurang dari 120 mmHg dan diastolik kurang dari 80 mmHg.
Meningkat (Elevated): Sistolik 120-129 mmHg dan diastolik kurang dari 80 mmHg.
Hipertensi tahap 1: Sistolik 130-139 mmHg atau diastolik 80-89 mmHg.
Hipertensi tahap 2: Sistolik 140 mmHg atau lebih tinggi, atau diastolik 90 mmHg atau lebih tinggi.
Khusus bagi orang berusia di atas 50 tahun, angka sistolik menjadi indikator penting dalam menilai risiko penyakit jantung. Peningkatan angka tersebut dapat berkaitan dengan kekakuan arteri atau penumpukan plak.
Seiring perkembangan teknologi, sejumlah smartwatch dilengkapi fitur pemantauan tekanan darah. Namun, perangkat tersebut belum tentu memberikan hasil seakurat alat tensi standar yang menggunakan manset atau cuff.
Dr. Janet M. O'Mahony dari Mercy Medical Center menjelaskan bahwa pelacak kebugaran sering kali memiliki keterbatasan karena tidak menggunakan manset yang dapat mengembang untuk memberikan tekanan pada arteri.
"Saya biasanya hanya menggunakan hasil pembacaan dari perangkat yang telah dikalibrasi," kata O'Mahony.
Karena itu, smartwatch sebaiknya digunakan sebagai gambaran umum aktivitas kesehatan, bukan sebagai satu-satunya rujukan untuk menentukan kondisi tekanan darah.
Agar hasil pemeriksaan tidak terpengaruh aktivitas sebelumnya, Dr. Hoang Nguyen dari MemorialCare Heart & Vascular Institute menyarankan untuk menghindari beberapa hal dalam 30 menit sebelum pengukuran.
Berikut aktivitas yang sebaiknya dihindari:
Merokok.
Mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi dan teh.
Berolahraga.
Selain itu, pastikan kandung kemih sudah dikosongkan sebelum pemeriksaan. Lepaskan pula pakaian yang menutupi bagian lengan tempat manset dipasang.
Tekanan darah yang mencapai lebih dari 180/120 mmHg perlu mendapat perhatian serius, terutama jika disertai gejala tertentu.
Segera cari bantuan medis darurat jika hasil pengukuran mencapai angka tersebut dan disertai gejala seperti:
Sakit kepala hebat.
Perubahan penglihatan.
Nyeri dada.
Sesak napas.
Mati rasa.
Jangan menunda mencari pertolongan medis apabila mengalami gejala tersebut.
Selain memperhatikan waktu pemeriksaan, posisi tubuh dan penggunaan alat juga memengaruhi hasil pengukuran tekanan darah.
Berikut beberapa langkah yang disarankan:
Gunakan alat tensi dengan manset lengan yang ukurannya sesuai.
Duduk tenang selama tiga hingga lima menit sebelum pemeriksaan.
Letakkan kedua kaki rata di lantai.
Gunakan kursi dengan sandaran agar posisi tubuh tetap tegak.
Posisikan lengan di atas permukaan yang sejajar dengan ketinggian jantung.
Catat setiap hasil pengukuran untuk ditunjukkan kepada dokter saat pemeriksaan berikutnya. Catatan tersebut dapat membantu tenaga medis memantau perubahan tekanan darah dan menentukan langkah penanganan yang sesuai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 November 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Warga berusia 89 tahun ditemukan meninggal di persawahan Bulak Brongkol, Godean, Sleman. Korban mengalami luka bakar di bagian tubuh bawah.
Alaska Air Group memangkas 200 karyawan setelah memperkirakan kerugian hampir US$700 juta pada 2026 akibat mahalnya bahan bakar pesawat.
Cek harga jual dan buyback emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian pada Senin, 2 November 2026.
Kredit mobil menawarkan sejumlah keuntungan, mulai dari cicilan fleksibel hingga menjaga tabungan. Kenali juga penyebab pengajuan ditolak bank atau leasing.
Deepfake AI semakin sulit dikenali secara visual. Simak empat cara mendeteksi konten palsu agar tidak mudah tertipu misinformasi.