Memetri Kaistimewan DIY Digelar di Bantul, Ada Aksi Donor Darah Loh!
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Foto ilustrasi kakek-nenek. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Gaya hidup sehari-hari ternyata memiliki peran besar dalam menentukan seberapa cepat tubuh mengalami penuaan. Hal ini diungkapkan oleh ahli bedah jantung, Jeremy London, yang membagikan sejumlah kebiasaan umum yang diam-diam dapat mempercepat proses penuaan biologis.
Dilansir dari Antara, ia menekankan bahwa kebiasaan tersebut tidak hanya memengaruhi penampilan, tetapi juga berdampak pada kesehatan sel, meningkatkan peradangan, hingga memberi beban tambahan pada jantung dalam jangka panjang.
Kebiasaan merokok maupun vaping menjadi salah satu faktor utama yang mempercepat penuaan. Zat beracun yang masuk ke dalam tubuh dapat memicu stres oksidatif, yakni kondisi ketika kerusakan sel lebih besar dibandingkan kemampuan tubuh untuk memperbaikinya.
Dalam jangka panjang, kondisi ini berisiko merusak DNA serta meningkatkan potensi gangguan pada organ vital, termasuk jantung.
Gaya hidup sedentari atau minim aktivitas fisik juga menjadi pemicu penuaan dini. Kurangnya gerak dapat menurunkan kemampuan tubuh dalam mendistribusikan nutrisi serta melemahkan fungsi mitokondria—bagian sel yang berperan dalam produksi energi.
Akibatnya, tubuh lebih cepat kehilangan kekuatan dan daya tahan seiring bertambahnya usia.
Stres yang berlangsung terus-menerus tanpa penanganan dapat memberikan dampak serius pada tubuh. Selain memengaruhi kondisi mental, stres kronis juga bekerja hingga tingkat seluler.
Menurut Jeremy, kondisi ini dapat meningkatkan peradangan, mengganggu regulasi DNA, serta memperpendek telomer—bagian pelindung di ujung kromosom yang erat kaitannya dengan proses penuaan.
Tak hanya itu, stres berkepanjangan juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung.
Tidur bukan sekadar kebutuhan, melainkan proses penting bagi tubuh untuk melakukan pemulihan. Kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk dapat mengganggu berbagai fungsi tubuh, mulai dari energi harian hingga kesehatan jantung.
Menjaga pola tidur yang teratur dan cukup menjadi salah satu kunci untuk memperlambat proses penuaan secara alami.
Kebiasaan mengonsumsi makanan tidak seimbang, terutama yang tinggi lemak dan gula, juga berkontribusi pada percepatan penuaan. Penumpukan lemak visceral di sekitar organ dapat memicu peradangan, resistensi insulin, serta gangguan metabolisme.
Untuk itu, pola makan seimbang dengan nutrisi yang cukup sangat dianjurkan guna menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Kunci Penuaan Sehat
Menghindari lima kebiasaan tersebut menjadi langkah awal untuk menjaga tubuh tetap sehat dan memperlambat penuaan. Perubahan kecil dalam gaya hidup, seperti rutin bergerak, mengelola stres, tidur cukup, serta menjaga pola makan, dapat memberikan dampak besar dalam jangka panjang.
Dengan kesadaran terhadap kebiasaan sehari-hari, proses penuaan bukan hanya bisa diperlambat, tetapi juga dijalani dengan kualitas hidup yang lebih baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Berikut 9 fenomena langit September 2026 yang menarik diamati dari Indonesia, mulai pertemuan Bulan dan Mars hingga Harvest Moon.
AI for All Korea Selatan, AI gratis untuk warga, pemerintah Korea Selatan, 512 Nvidia B200, AI Korea Selatan
Asita DIY mendukung full pedestrian Malioboro, tetapi meminta akses wisatawan, parkir, fasilitas difabel, keamanan, dan amenitas dipastikan
Apple merilis iOS 27 Beta 8 dengan build 24A5430a. Simak perubahan terbaru, fitur iOS 27, dan alasan pengguna sebaiknya menunggu versi final.
Muhammad Zidan mengajukan talak cerai terhadap Raisya Bawazier. Sidang perdana digelar 1 September 2026 di Jakarta Pusat.