Advertisement
Minum Air Setelah Bangun Tidur Bantu Metabolisme dan Otak
Ilustrasi minum. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Minum air setelah bangun tidur memiliki manfaat penting bagi metabolisme, fungsi otak, dan keseimbangan cairan tubuh. Penjelasan ilmiah menunjukkan kebiasaan sederhana ini dapat membantu tubuh pulih dari dehidrasi selama tidur.
Selama tidur, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama beberapa jam sehingga kondisi dehidrasi ringan dapat terjadi saat bangun pagi. Cairan tetap hilang melalui pernapasan dan keringat, yang dapat memengaruhi energi, konsentrasi, serta kemampuan fisik ketika memulai aktivitas harian.
Advertisement
Minum air setelah bangun tidur membantu menggantikan cairan yang hilang sekaligus mendukung metabolisme dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Berbagai penelitian juga menunjukkan bahwa hidrasi yang cukup berperan dalam fungsi otak, pencernaan, hingga suasana hati. Begini ulasannya seperti dikutip dari The Times of India, Selasa (24/2/2026).
Menggantikan Cairan yang Hilang Saat Tidur
BACA JUGA
Kehilangan cairan pada malam hari dapat menyebabkan rasa mengantuk, menurunnya daya pikir, dan berkurangnya kemampuan fisik. Penelitian Jéquier & Constant (2010) menunjukkan bahwa dehidrasi ringan dapat mengganggu fokus, memori, serta suasana hati. Oleh karena itu, minum air segera setelah bangun dapat membantu tubuh kembali segar sepanjang hari.
Meningkatkan Metabolisme Tubuh
Minum air saat perut kosong dapat meningkatkan metabolisme melalui proses thermogenesis, yaitu peningkatan penggunaan energi tubuh saat mencerna dan menyerap cairan. Penelitian Boschmann et al. (2003) menemukan bahwa konsumsi sekitar 500 mililiter air mampu meningkatkan metabolisme hingga 30 persen selama 30–40 menit setelah diminum.
Mendukung Pencernaan dan Detoksifikasi
Air membantu proses pencernaan dengan menggerakkan sisa makanan melalui usus serta mendukung kerja ginjal dalam membuang zat sisa metabolisme yang menumpuk selama tidur. Studi Popkin et al. (2010) menunjukkan bahwa hidrasi yang cukup berperan dalam kelancaran buang air besar dan kesehatan sistem pencernaan.
Menjaga Suasana Hati dan Fungsi Otak
Dehidrasi ringan dapat berdampak pada kewaspadaan, konsentrasi, dan kemampuan kognitif. Penelitian Ganio et al. (2011) menemukan bahwa kekurangan cairan meskipun sedikit dapat memperburuk suasana hati dan performa mental. Minum air di pagi hari membantu menjaga fungsi otak tetap optimal.
Mencegah Sakit Kepala dan Kelelahan
Kurangnya asupan cairan juga berkaitan dengan sakit kepala dan rasa lelah. Benton (2011) menyatakan bahwa hidrasi yang cukup dapat membantu meningkatkan energi dan mengurangi risiko keluhan tersebut sehingga tubuh lebih siap menjalani aktivitas harian.
Tips Minum Air Setelah Bangun Tidur
Para ahli menyarankan konsumsi satu hingga dua gelas air atau sekitar 250–500 mililiter segera setelah bangun tidur. Air dengan suhu ruang atau sedikit hangat dinilai lebih nyaman bagi lambung dan membantu proses pencernaan. Sebaiknya hindari minuman berkafein atau manis di pagi hari karena dapat memicu rasa haus lebih cepat.
Kondisi yang Perlu Berhati-hati
Meskipun minum air setelah bangun tidur bermanfaat bagi sebagian besar orang, beberapa kondisi kesehatan memerlukan perhatian khusus. Penderita penyakit ginjal kronis mungkin perlu membatasi asupan cairan. Pada kasus gagal jantung, konsumsi cairan berlebihan dapat membebani kerja jantung dan paru-paru. Penderita asam lambung atau gastritis juga dapat merasakan ketidaknyamanan jika minum air terlalu banyak sekaligus. Kondisi edema atau retensi cairan juga perlu berhati-hati karena minum air terlalu cepat dapat memperburuk pembengkakan.
Risiko Dehidrasi pada Lansia
Lansia termasuk kelompok yang rentan mengalami dehidrasi tanpa disadari karena mekanisme rasa haus dalam tubuh berubah seiring usia. Mereka mungkin tidak merasa haus meskipun tubuh membutuhkan cairan. Gejala yang muncul pun sering tidak khas, seperti kebingungan, lemas, dan sulit berkonsentrasi, bukan hanya mulut kering.
Kebiasaan minum air setelah bangun tidur dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga keseimbangan cairan, metabolisme, pencernaan, serta fungsi otak dalam jangka panjang. Rutinitas ini dapat membantu tubuh memulai hari dengan kondisi lebih segar dan optimal untuk beraktivitas.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : The Times of India
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Meksiko Serahkan Puluhan Anggota Kartel Narkoba ke AS Sejak 2025
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- Terpidana Mafia Tanah Kas Desa Gunungkidul Segera Dieksekusi
- BPBD Bantul Minta Warga Siaga Cuaca Ekstrem hingga April
- Alarm Sahur Gagalkan Pencurian Motor di Tamantirto Bantul
- Jadwal Buka Puasa Jogja Hari Ini 23 Februari 2026 Lengkap Waktu Salat
- Pria Asal Bantul Ditemukan Tewas Gantung Diri di Jembatan Sentolo
Advertisement
Advertisement






