Advertisement

Psikolog TCK Ungkap Perbedaan Daya Tahan Psikologis Warga Desa-Kota

Newswire
Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:47 WIB
Abdul Hamied Razak
Psikolog TCK Ungkap Perbedaan Daya Tahan Psikologis Warga Desa-Kota Foto udara pengendara melintasi jalan nasional Medan-Banda Aceh yang terendam banjir di Desa Peuribu, Arongan Lambalek, Aceh Barat, Aceh, Kamis (27/11/2025). Antara - Syifa Yulinnas

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Psikolog klinis sekaligus relawan Tim Cadangan Kesehatan (TCK) Kemenkes RI, Anna Aulia, menemukan perbedaan daya tahan psikologis antara warga desa dan warga kota saat menangani dampak banjir di Aceh Tamiang.

“Di desa, mereka fokus bagaimana bisa bertahan hidup lagi. Kalau rumah hilang, mereka bilang akan bangun lagi dan cari pekerjaan lagi,” ujar Anna saat wawancara di Antara Heritage Center, Jakarta Pusat, Jumat (20/2/2026).

Advertisement

Warga Desa Lebih Cepat Beradaptasi

Selama bertugas mendampingi penyintas di sejumlah kecamatan, Anna mengamati warga desa terpencil cenderung lebih cepat menerima kondisi pascabencana dibanding warga yang tinggal di pusat kota.

Sebaliknya, warga kota yang kehilangan aset, usaha, dan pekerjaan sering lebih terguncang secara emosional, sehingga proses pemulihan psikologisnya menjadi lebih lama.

“Perbedaan ini berkaitan dengan cara pandang terhadap kehilangan. Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan lebih cepat beradaptasi saat kehilangan harta benda,” katanya.

Namun, Anna menekankan bahwa respons setiap individu terhadap bencana berbeda-beda. Besarnya dampak tidak hanya dipengaruhi lokasi, tetapi juga pengalaman kehilangan dan dukungan sosial yang diterima.

Pemulihan Trauma dan Layanan Psikososial

Dalam pendampingan di lapangan, relawan melakukan penyaringan awal untuk mengidentifikasi penyintas dengan indikasi trauma berat.

Pendekatan pemulihan dilakukan melalui terapi trauma dan layanan psikososial untuk membantu warga kembali terhubung dengan lingkungan sekitar.

“Yang paling penting adalah mereka merasa tidak sendiri dan tetap memiliki dukungan dari lingkungan,” ujar Anna.

Peran TCK Kemenkes di Aceh

Penerjunan relawan TCK di Aceh merupakan bagian dari program pemerintah melalui Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk memperkuat layanan kesehatan pascabencana banjir di Aceh.

TCK dikerahkan untuk memastikan layanan kesehatan tetap berjalan, termasuk dukungan kesehatan mental bagi masyarakat terdampak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Dua Bocah Ngawi Tewas Tenggelam di Sungai Desa

Dua Bocah Ngawi Tewas Tenggelam di Sungai Desa

News
| Sabtu, 21 Februari 2026, 21:27 WIB

Advertisement

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan

Wisata
| Senin, 16 Februari 2026, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement