Jembatan Garuda Hubungkan 7.371 Desa
Sebanyak 1.416 Jembatan Garuda telah selesai dibangun hingga Juli 2026 dan menghubungkan 7.371 desa serta kelurahan di Indonesia.
Ilustrasi Media Sosial - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Psikolog Vera Itabiliana menegaskan bahwa pendampingan konsisten, penguatan konsep diri, serta pemahaman algoritma media sosial dapat melindungi remaja dari dampak negatif penggunaan platform digital yang berlebihan.
Pembatasan penggunaan gawai dan akses ke media sosial saja dinilai belum cukup untuk melindungi remaja dari dampak negatif penggunaan media sosial secara berlebihan.
Vera mengatakan bahwa remaja membutuhkan dukungan dan pendampingan agar dapat mengelola emosi saat menggunakan media sosial.
Psikolog dari Universitas Indonesia itu menekankan pentingnya menanamkan pemahaman mengenai nilai dan identitas diri pada remaja.
"Meningkatkan self-awareness membantu remaja memahami bahwa identitas dan nilai diri tidak bergantung pada angka digital," kata Vera merujuk pada indikator seperti likes, komentar, atau repost unggahan di media sosial, Kamis (11/12/2025).
Ia mengemukakan perlunya pendampingan dan peningkatan literasi digital pada remaja, yang akan membantu mereka memahami kerja algoritma platform media sosial.
Dengan bekal pengetahuan mengenai algoritma platform media sosial, remaja bisa melihat interaksi di ruang digital secara objektif.
Lingkungan sosial yang aman juga penting bagi perkembangan psikologis remaja.
Vera menyarankan para orang tua dan pendidik mendorong remaja untuk membangun lingkaran pertemanan yang suportif dalam kehidupan nyata maupun di ruang digital.
Keberadaan ruang ekspresi yang aman dapat mengurangi tekanan untuk tampil sempurna, yang bisa memicu kecemasan dan penurunan rasa percaya diri pada remaja.
Vera mengemukakan perlunya pengaturan aktivitas daring dan luring remaja untuk menghadirkan stabilitas emosi dan ritme hidup yang lebih sehat.
Menurut dia, para remaja bisa didorong untuk melakukan aktivitas olahraga, hobi, atau kegiatan sosial agar tidak terlalu banyak menggunakan media sosial.
Selain mendatangkan banyak peluang dan manfaat, penggunaan platform media sosial bisa berdampak negatif pada remaja kalau dilakukan secara berlebihan dan tanpa pendampingan.
"Dampak yang paling signifikan adalah perubahan cara remaja membangun identitas diri atau bagaimana mereka mengenali dirinya," katanya.
Ia mengatakan, media sosial membuat remaja lebih cepat terekspos pada standar sosial, tren, dan opini orang lain. Hal ini membuat proses pencarian jati diri menjadi jauh lebih kompleks.
"Pengaruh medsos terhadap rasa percaya diri remaja sangat besar, terutama karena media sosial sering menjadi 'cermin kedua' bagi remaja. Reaksi orang lain, baik positif maupun negatif, dapat membuat kepercayaan diri naik atau turun dengan cepat," kata Vera.
Dia menyampaikan bahwa penggunaan media sosial secara berlebihan dapat memicu gangguan tidur, yang akan meningkatkan risiko stres, gangguan kecemasan, dan depresi.
Kalau remaja sampai mengalami perubahan suasana hati ekstrem dan menarik diri dari kegiatan sosial karena kebanyakan menggunakan media sosial, ia mengatakan, maka upaya intensif sebaiknya dilakukan untuk membantu mengatasinya.
"Validasi perasaan remaja, bantu mereka membangun kembali konsep diri yang sehat, kurangi paparan konten yang memicu perbandingan diri, dan dorong aktivitas offline," kata Vera.
Apabila dampak penggunaan media sosial sudah sampai mempengaruhi kegiatan sehari-hari remaja, Vera menganjurkan orang tua untuk meminta pertolongan dari profesional.
"Berikan pendampingan profesional bila gejala sudah berat, terapi atau konseling jika dampaknya sudah mempengaruhi fungsi harian mereka," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 1.416 Jembatan Garuda telah selesai dibangun hingga Juli 2026 dan menghubungkan 7.371 desa serta kelurahan di Indonesia.
Persija Jakarta gelar team launching dan uji coba internasional lawan Brisbane Roar di JIS, 29 Agustus 2026. Skuad dan jersey terbaru diperkenalkan. Cek detail
Mengisi daya HP pakai kabel USB ternyata tak boleh sembarangan. Hindari 5 kesalahan ini agar baterai awet dan proses charging cepat! Cas HP yang benar di sini.
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak naik pada Rabu 12 Agustus 2026. Emas Antam 1 gram naik menjadi Rp2,819 juta, sementara UBS Rp2,741 juta
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.