Advertisement

Bregada Prajurit Nusantara Didorong Jadi Atraksi Nasional

Newswire
Minggu, 30 November 2025 - 21:57 WIB
Abdul Hamied Razak
Bregada Prajurit Nusantara Didorong Jadi Atraksi Nasional Pertunjukan Royal Edinburgh Military Tattoo di Skotlandia. ANTARA - HO/Kinarya Anak Bangsa.

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA— Yayasan Kinarya Anak Bangsa menyebut pentas Bregada Prajurit Nusantara, yang melibatkan prajurit dari berbagai kerajaan dan keraton di seluruh Indonesia, memiliki potensi besar untuk memperkuat budaya nasional.

Perwakilan Yayasan Kinarya Anak Bangsa, Rosita Yuwanasari Suwardi Wibawa, menjelaskan bahwa konsep acara tersebut memadukan atraksi prajurit kerajaan Nusantara dengan kekuatan TNI dan Polri.
"Yaitu pentas dan atraksi prajurit kerajaan atau keraton seluruh Nusantara, yang berkolaborasi dengan kekuatan TNI dan Polri," kata Rosita dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Advertisement

Rosita menuturkan, gagasan Bregada Prajurit Nusantara terinspirasi dari pertunjukan bergengsi The Royal Edinburgh Military Tattoo di Skotlandia.

"Gagasan untuk mewujudkan Bregada Prajurit Nusantara dimulai pada saat saya dan keluarga tahun 2005–2006 menyaksikan Royal Edinburgh Military Tattoo," ujarnya.

Sejak saat itu, ia membayangkan Indonesia menghadirkan pertunjukan serupa dengan melibatkan prajurit dari seluruh kerajaan dan keraton Nusantara, dikombinasikan dengan pasukan TNI.

"Pada waktu itu saya berpikir bila Nusantara menampilkan seluruh prajurit dari kerajaan-kerajaan Nusantara dan dikombinasikan dengan TNI itu akan bagus sekali," imbuhnya.

Menurut Rosita, potensi pertunjukan tersebut sangat besar karena Indonesia memiliki kekayaan budaya yang melimpah. Wastra Nusantara yang beragam, formasi baris-berbaris, kostum penuh warna, hingga tarian dan atraksi budaya dari berbagai daerah dapat tampil dalam satu panggung megah.

"Semua tarian-tarian dan juga atraksi budaya dari seluruh kerajaan dan juga daerah bisa ditampilkan," ujarnya.

Rosita menyebut Bregada Prajurit Nusantara telah didaftarkan sebagai kekayaan intelektual di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham. Gagasan ini sebenarnya telah ia dorong sejak 2005–2006 kepada para pegiat budaya, namun belum menggambarkan kemegahan yang ia bayangkan ketika menyaksikan pertunjukan di Edinburgh.

Dengan dukungan Yayasan Kinarya Anak Bangsa, ia kini mengajak berbagai pihak untuk berkolaborasi mewujudkan pertunjukan tersebut. Ia meyakini acara ini akan memberi dampak besar bagi Indonesia, termasuk membuka peluang pada sektor kuliner daerah sebagai daya tarik tambahan.

"Acara ini diharapkan dapat mendatangkan devisa negara, dengan menarik turis dalam dan luar negeri untuk datang menyaksikan ragam budaya Indonesia beserta kekuatan atraksi budayanya," kata Rosita.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Korban WNI Tewas di Kebakaran Hong Kong Bertambah Jadi 9

Korban WNI Tewas di Kebakaran Hong Kong Bertambah Jadi 9

News
| Minggu, 30 November 2025, 21:37 WIB

Advertisement

KA Panoramic Kian Diminati, Jalur Selatan Jadi Primadona

KA Panoramic Kian Diminati, Jalur Selatan Jadi Primadona

Wisata
| Minggu, 30 November 2025, 19:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement