Advertisement
Agak Laen: Menyala Pantiku Cetak Rekor, Sejuta Penonton dalam 3 Hari
Instagram
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Film komedi "Agak Laen: Menyala Pantiku" resmi menjadi film tercepat yang menembus satu juta penonton dalam tiga hari dan memecahkan rekor nasional box office Indonesia.Capaian ini melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh "Badarawuhi di Desa Penari".
Produser film Imajinari mengumumkan prestasi fenomenal ini melalui unggahan media sosial pada Sabtu (29/11/2025). Dalam pernyataannya, mereka menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme penonton. "Tiga hari, T-nya sejuta. Menyala pasukankuuuuuu!! Sudah lebih dari 1.000.000 pasukan yang menonton film kami. Terima kasih sebesar-besarnya," tulis Imajinari, sambil mengingatkan penonton untuk waspada terhadap spoiler.
Advertisement
BACA JUGA
Data dari laman pemantau box office Cinepoint memperkuat pengumuman tersebut, menunjukkan angka akurat sebesar 1.138.162 penonton hingga Sabtu malam. Angka ini melampaui catatan "Badarawuhi di Desa Penari" yang meraih 1.031.707 penonton dalam periode sama pada 2024.
Prestasi ini juga menegaskan dominasi film sekuel tersebut dibandingkan film-film box office Indonesia lainnya. "Agak Laen: Menyala Pantiku" lebih cepat mencapai satu juta penonton dibanding film pertama "Agak Laen" yang membutuhkan empat hari, "Pabrik Gula" (empat hari), dan "Jumbo" (tujuh hari).
Yang membuat pencapaian ini istimewa adalah keberhasilannya meraih angka fantastis di luar momen libur nasional atau hari raya, yang selama ini dianggap sebagai masa emas penayangan film. Pola serupa juga ditunjukkan film pertama "Agak Laen" yang dirilis pada awal Februari 2024—periode non-libur—dan tetap sukses besar.
Film yang tayang mulai 27 November 2025 ini membuka penayangan dengan kuat, meraih 272.846 penonton pada hari pertama. Angka ini jauh melampaui pencapaian film pertamanya yang sebesar 181.689 penonton. Kesuksesan ini sekaligus mematahkan stereotip "kutukan sekuel" yang sering dialami film-film lanjutan.
"Agak Laen: Menyala Pantiku" menghadirkan kembali kuartet komika Boris Bokir, Bene Dion, Indra Jegel, dan Oki Rengga yang kali ini berperan sebagai detektif gagal. Mereka mendapat misi penyamaran terakhir di sebuah panti jompo misterius untuk menangkap buronan pembunuh yang bersembunyi di antara para lansia. Plot ini memicu serangkaian komedi situasional yang absurd dan tak terduga.
Film yang disutradarai oleh para komika tersebut juga diperkuat oleh pemeran pendukung seperti Ariyo Wahab, Priska Baru Segu, Boah Sartika, dan Jajang C. Noer. Kesuksesan film ini semakin mengukuhkan genre komedi sebagai primadona box office tanah air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tol Diskon Hingga 20 Persen Waktu Libur Nataru, Ini Detailnya
Advertisement
Kemenpar Kenalkan Wisata Banyuwangi-Bali ke Pasar Global
Advertisement
Berita Populer
- Suasana Baru Malioboro: Uji Coba Full Pedestrian 1-2 Desember
- BMKG: Beberapa Lokasi Wisata DIY Diprediksi Hujan Ringan pada Minggu
- Embarkasi Haji YIA Mulai Beroperasi pada 2026
- Revitalisasi Terminal Imogiri dan Palbapang Bantul Dimulai pada 2026
- Upacara Ganti Dwaja di Pakualaman Jogja Jadi Daya Tarik Wisatawan
Advertisement
Advertisement



