Danantara Buka Peluang Pembiayaan Proyek Sampah Jadi Listrik
Danantara membuka pendaftaran Lenders Panel untuk pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga 28 Juli 2026.
Foto ilustrasi makanan pendamping asi (MPASI) - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JAKARTA– Orang tua seringkali tidak menyadari anak Indonesia usia 6 bulan sampai 12 tahun belum mendapatkan asupan cukup vitamin dan mineral esensial yang disebut "kelaparan tersembunyi” (hidden hunger), meskipun mereka tampak sehat secara fisik.
Pakar kesehatan anak dan CEO Tentang Anak dr. Mesty Ariotedjo mengatakan hidden hunger atau kelaparan tersembunyi pada anak itu terjadi karena orang tua sering tidak menyadari bahwa anaknya kekurangan nutrisi penting.
BACA JUGA: Kemenkes: 36 Persen Masyarakat dari CKG Mengalami Obesitas
"Anak mungkin terlihat sehat, namun kekurangan mikronutrien dapat menyebabkan gangguan perkembangan kognitif, penurunan sistem imun, hingga masalah kesehatan jangka panjang,” jelasnya, Selasa (30/9/2025).
Penelitian yang dipresentasikan dalam Seminar Nasional Gizi Anak 2025 menunjukkan defisiensi signifikan pada beberapa mikronutrien krusial seperti vitamin A, D, C, B1, serta zinc pada anak-anak Indonesia.
Menurut data Kementerian Kesehatan, pola makan tidak seimbang, konsumsi makanan olahan tinggi kalori namun rendah nutrisi, serta gaya hidup serba cepat menjadi faktor utama di balik fenomena ini.
Selain itu, pakar kesehatan juga menyebut dari survei kepada 5.000 keluarga hanya 23 persen anak yang mengonsumsi sayur dan buah sesuai rekomendasi WHO.
Untuk meningkatkan kesadaran orang tua terhadap kesehatan dan kebutuhan gizi anak, para pakar dari Expert Boost by Tentang Anak merancang suplemen khusus yang mengandung 15 vitamin dan mineral esensial yang dibutuhkan anak Indonesia dalam bentuk gummy.
"Dengan mengembangkan gummy 15 vitamin dan mineral, kami ingin bantu orang tua untuk tetap tenang memenuhi kebutuhan gizi anak dengan cara yang mudah, aman, dan tetap menyenangkan, di satu sisi tetap sambil mencari tahu dan menangani penyebabnya, seperti kebiasaan makan yang buruk atau ada penyakit mendasar (alergi, GERD, ISK, atau lainnya)," jelas dr Mesty.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Danantara membuka pendaftaran Lenders Panel untuk pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga 28 Juli 2026.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 23 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Harga emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian kompak naik pada Kamis 23 Juli 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru.
UKDW Jogja membuka Prodi Teknologi Pangan di Fakultas Bioteknologi untuk mencetak SDM unggul di bidang inovasi pangan berbasis sains dan teknologi.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 23Juli 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Pakar UMY mengingatkan digitalisasi bansos berpotensi memunculkan kemiskinan baru jika pemerintah belum mengatasi persoalan akses teknologi dan integrasi data.