Advertisement
Lebih dari 4.000 Pekerja Film Tolak Kerja Sama dengan Lembaga Perfilman Israel
Warga Palestina melintas di jalan yang dikelilingi bangunan yang hancur akibat serangan Israel di Kota Khan Younis, Jalur Gaza Selatan, Jumat (12/4/2024). Antara/Xinhua - Rizek Abdeljawad
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Lebih dari 4.000 Pekerja Film yang tergabung dalam kelompok Film Workers for Palestine menolak bekerja sama dengan lembaga perfilman Israel yang dianggap terlibat dalam tindakan genosida di Gaza.
Dari 4.000 pekerja film tersebut ada sejumlah nama besar di industri perfilman internasional seperti Olivia Colman, Tilda Swinton, Mark Ruffalo, dan Javier Bardem. Selain itu ada sejumlah aktor dan sineas ternama turut ambil bagian, di antaranya Ayo Edebiri, Riz Ahmed, Josh O’Connor, serta sutradara Yorgos Lanthimos, Ava DuVernay, dan Asif Kapadia.
Advertisement
BACA JUGA: 25 Film Lolos Seleksi Awal FFI
Para tokoh tersebut menilai film memiliki kekuatan besar dalam membentuk opini publik, sehingga tidak boleh diam dalam menyikapi krisis kemanusiaan yang tengah berlangsung.
“Sebagai sineas, aktor, pekerja industri film, dan institusi, kami menyadari kekuatan sinema dalam membentuk persepsi. Di momen krisis yang mendesak ini, di mana banyak pemerintah kita membiarkan pembantaian di Gaza, kita harus melakukan segala yang kita bisa untuk mengatasi keterlibatan dalam kengerian yang tak henti-hentinya itu,” bunyi pernyataan resmi Film Workers for Palestine, dilansir dari NME.
Mereka mendesak komunitas film global menolak sikap diam, rasisme, dan dehumanisasi, serta melakukan tindakan nyata dalam menghentikan keterlibatan terhadap penindasan.
Para penandatangan ikrar mencontoh gerakan Filmmakers United Against Apartheid yang dahulu menolak menayangkan karya mereka di Afrika Selatan pada masa apartheid. Mereka berjanji tidak akan menayangkan film, tampil di festival, atau bekerja sama dengan lembaga perfilman Israel termasuk festival, bioskop, penyiar, hingga perusahaan produksi yang dianggap mendukung kebijakan diskriminatif. Dukungan itu juga diwujudkan melalui konser amal bertajuk Together for Palestine yang akan digelar di OVO Arena Wembley pada 17 September 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kotak Bronis Amsal Sitepu Picu Perdebatan, Jaksa Bantah Ada Tekanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Malioboro Ditutup saat Kirab HUT Sultan HB X, Ini Rute Pengalihan Arus
- Ramp Tol Jogja-Solo di Trihanggo Dikebut, Gerbang Tol Segera Dibangun
- Kulonprogo Siapkan Skema Nunut ASN untuk Tekan BBM
- Aniaya Pengguna Jalan di Muja Muju, Bang Jago Ngopo Diringkus Polisi
- KRL Jogja-Solo Padat Seharian, Ini Jadwal Kamis 2 April 2026
Advertisement
Advertisement








