KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi
KPK menggeledah rumah anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi dan menyita barang bukti elektronik terkait penyidikan suap audit Muara Enim.
Film Jumbo. - ist
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebanyak 25 film dinyatakan lolos tahap seleksi awal Festival Film Indonesia (FFI) 2025. Daftar tersebut mencakup berbagai genre, mulai dari drama Sore: Istri dari Masa Depan, laga The Shadow Strays, horor Qodrat 2, hingga animasi Jumbo.
Dilansir dari akun Instagram ofisial @festivalfilmid, Kamis (11/9/2025), film yang lolos seleksi FFI 2025 juga terdapat horor Qodrat 2, komedi Tinggal Meninggal hingga aksi ketegangan Pengepungan di Bukit Duri.
Dari 25 film tersebut, tercatat ada lima film panjang karya sutradara perempuan yang lolos, yaitu Home Sweet Loan, Komang, Perang Kota, My Annoying Brother dan Kitab Sijjin dan Illiyyin.
Pihak penyelenggara festival menjelaskan kalau deretan film itu telah memenuhi kriteria penilaian dari proses kurasi awal.
Proses seleksi awal merupakan langkah penting sebelum film-film tersebut diseleksi lagi ke dalam nominasi-nominasi, dan bersaing di tahap selanjutnya untuk memperebutkan Piala Citra.
Unggahan itu telah menarik perhatian banyak pengguna Instagram, dengan 547 komentar yang diterima hingga satu hari.B
BACA JUGA: Pagu Anggaran Pendidikan di Gunungkidul Capai 35,1 Persen
Salah satunya datang dari penyanyi-penulis lagu Indonesia Vidi Aldiano yang menanggapi dengan menuliskan komentar, Sore, Sore, Sore.
Komentar Vidi menunjukkan dukungan terhadap judul film yang dibintangi istrinya, Sheila Dara Aisha.
Sutradara Kristo Immanuel juga berkomentar menunjukkan rasa terima kasih setelah film yang diarahkannya dinyatakan lolos tahap seleksi awal FFI lewat komentarnya.
Terima kasih FFI atas kesempatan yang sudah dikasih untuk kami masuk short-list, kata Kristo.
Produser dan komedian Ernest Prakasa turut menimpali komentar dengan tujuh emoji api.
Tampak ragam komentar lain datang dari sutradara Qodrat 2 Charles Gozali, sutradara Bolehkah Sekali Saja Kumenangis Reka Wijaya hingga penyanyi Shanty.
Adapun pihak penyelenggara FFI 2025 diwakili oleh Ketua Umum Komite FFI 2025–2026 Ario Bayu.
Ketua Bidang Penjurian Budi Irawanto, Ketua Bidang Program Prilly Latuconsina, Ketua Pengembangan Usaha dan Pemasaran Ein Halid, Kepala Sekretariat Aryani Lydia, Ketua Bidang Keuangan Rahajeng Paramesrani, Humas Penjurian Michael Ratnadwijanti dan Ketua Bidang Kreatif Rangga Djoned.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK menggeledah rumah anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi dan menyita barang bukti elektronik terkait penyidikan suap audit Muara Enim.
Google Cloud berupaya menjaga harga layanan tetap kompetitif di tengah kelangkaan chip global dan lonjakan permintaan GPU serta TPU.
KPK menggeledah sembilan lokasi di Sukoharjo terkait kasus Etik Suryani. Penyidik menyita uang, dokumen, barang bukti elektronik, dan perhiasan.
Pemkot Jogja menemukan sekitar 80 koperasi tidak aktif. Penilaian Koperasi Berprestasi 2026 difokuskan untuk pembinaan dan peningkatan tata kelola.
Mensos Saifullah Yusuf memastikan Heru Baskoro, anak Sayuti Melik, mendapat rehabilitasi dan hunian sementara di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi.
Universitas Oxford memulai uji klinis fase 1 vaksin Ebola Bundibugyo yang dikembangkan dalam 57 hari sejak wabah dinyatakan.