Pemda DIY Buka Fakta Proyek Mesin Susu, Rekanan Diputus Kontrak
Pemda DIY buka fakta proyek mesin susu 2023. Kontrak diputus, pembayaran dihentikan, dan kasus kini diselidiki Kejati DIY.
Libur tanggal merah - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Anda yang ingin menikmati libur panjang bersiap-siaplah. Setelah melewati banyak kegiatan masyarakat selama Agustus, Anda bisa menikmati masa libur selama September ceria.
Anda bisa menikmati libur panjang pada September 2025. Pada awal bulan, terdapat hari libur yang jatuh pada Jumat, 5 September 2025.
BACA JUGA: KPK Dalami Aliran Dana Pemerasan Sertifikat K3 Era Yassierli-Ida Fauziyah
Menurut Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025, tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari libur nasional dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Anda pun bisa menambah libur hingga akhir pekan pada Sabtu (6/9/2025) dan Minggu (7/9/2025). Libur akhir pekan yang panjang atau long weekend ini bisa didapatkan oleh pelajar hingga pekerja yang memiliki jadwal kerja reguler.
Berikut daftar tanggal merah termasuk libur nasional dan cuti bersama yang terdapat di bulan September 2025.
Daftar Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama September 2025 Libur Nasional Jumat, 5 September 2025: Libur nasional Maulid Nabi Muhammad SAW Cuti Bersama
Bulan September tidak memiliki daftar cuti bersama.
Hari Libur
Minggu, 7 September 2025
Minggu, 14 September 2025
Minggu, 21 September 2025
Minggu, 28 September 2025
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY buka fakta proyek mesin susu 2023. Kontrak diputus, pembayaran dihentikan, dan kasus kini diselidiki Kejati DIY.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semangat mengawali hari dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Pameran Pecah Sunyi di Dusun Kembaran, Bantul, menghadirkan seni rupa ke tengah warga sekaligus membuka ruang edukasi dan dialog budaya di desa.
Pemerintah memperkuat mitigasi PHK di sektor industri. Said Iqbal menyebut tekanan berasal dari konflik global, daya beli, hingga relokasi investasi.
Pemerintah menegaskan visi Presiden Prabowo Subianto mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing pada 2045 melalui berbagai program priorita
IHSG hari ini dibuka melemah ke level 5.884,96 dipicu tekanan saham BBCA, BREN, dan BBRI. Investor masih menanti sentimen ekonomi dan arus modal asing.