Kemenkes Siapkan 10.000 Alat Deteksi TBC untuk Puskesmas
Kemenkes menyiapkan 10.000 alat diagnostik NPOC untuk mempercepat deteksi TBC di puskesmas, termasuk di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Ilustrasi perenggangan di dalam mobil. Canva
Harianjogja.com, JAKARTA—Meski tengah berada di dalam kendaraan dan akan mudik, Anda tetap dapat melakukan perenggangan untuk mengurangi rasa kelelahan atau badan yang kaku sepanjang perjalanan.
"Peregangan itu sulit kalau lewat kata-kata, tapi kita bisa lihat contohnya di Google atau Youtube itu juga banyak. Bagaimana kita bisa stretching dengan menggunakan ruang yang sempit begitu ya," kata Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dr. Andhika Respati Sp.KO dikutip dari Antara, di Jakarta, Jumat (28/3/2025).
Baca Juga: Awas! Kenali Gejala Gangguan Saraf, Banyak Menyerang Anak Muda
Andika mengatakan peregangan dapat membantu membuat tubuh lebih rileks, terhindar dari rasa kaku hingga mengalami betis bengkak akibat tubuh berada dalam kondisi statis atau diam di tempat.
Misalnya melakukan peregangan hamstring, peregangan otot betis atau otot pinggul.
Sebagai contoh, apabila ingin meregangkan otot pinggang, masyarakat dapat menegakkan badan sambil membusungkan dada. Pastikan tangan kanan diletakkan di atas paha kiri kemudian putar badan sampai merasa seperti tertarik.
Pilihan lainnya yang dapat dicoba oleh masyarakat yakni dengan berjalan kaki di tempat istirahat (rest area). Menurutnya, olahraga dapat dijalani dengan cara yang mudah tanpa harus dibuat sulit atau membawa alat-alat lainnya.
Baca Juga: Bisa Dicoba, Tips Kembalikan Pola Hidup Sehat Usai Lebaran
"Jadi kalau saya, sebenarnya olahraga itu tidak perlu dipersulitlah, sudah banyak bawaan buat apa bawa-bawa alat olahraga lagi kan?Ingat, olahraga itu harusnya tidak menyusahkan, semua itu bisa dibuat gampang," katanya.
Andhika yang kini praktik di Klinik Utama Welspro turut menganjurkan bagi masyarakat yang ingin mudik, perlu memastikan tubuh dalam kondisi baik.
Ia mengingatkan agar jangan sampai kekurangan waktu untuk tidur meski sedang berpuasa, terutama bagi pihak yang mengendarai kendaraan, membawa bekal makanan yang sehat yang gizinya seimbang selama di perjalanan dan tetap aktif menggerakkan tubuh meski tidak melakukan olahraga.
Baca Juga: Mudik ke Jogja Lewat Klaten, Ini Kuliner yang Bisa Dicoba
"Jangan diam saja, jangan cuman tiduran saja seharian. Jadi tetap sebenarnya dengan gaya hidup yang baik, artinya mencukupi nutrisi, mencukupi kebutuhan gerak, sama juga mencukupi kebutuhan tidurnya, itu sebenarnya," ucap Andhika.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemenkes menyiapkan 10.000 alat diagnostik NPOC untuk mempercepat deteksi TBC di puskesmas, termasuk di Kabupaten Demak, Jawa Tengah.
Pemkab Magelang menanggung biaya pengobatan korban dugaan keracunan es buah. Sebanyak 167 warga dilaporkan telah masuk rumah sakit.
Ubi jalar Bima Pasru di Seyegan, Sleman, mencatat produktivitas 27,8 ton per hektare berdasarkan hasil pengubinan DP3.
Sebanyak 29 Kopdes Merah Putih di Kota Probolinggo mencatat transaksi Rp5,32 miliar sepanjang 2026, didominasi penjualan beras SPHP.
IMCF 2026 di ISI Jogja melibatkan 20 komponis dari lima negara dengan tema Vestigium Sonorum dan kecerdasan artistik.
DPRD DIY meminta UMKM lokal dilibatkan dalam program MBG dan Kopdes Merah Putih serta mendorong perluasan pemasaran dan akses modal.