Ojo Urik, Cara Alex Pracaya Perangi Perilaku Korupsi
Alex Pracaya menggelar pameran tunggal perdananya bertajuk Ojo Urik untuk mengingatkan publik agar terus memerangi perilaku koriupsi sejak dini.
Yogyakarta Hadroh Clan meluncurkan lagu anyar, Ramadhan Suka Cita.
Harianjogja.com, SLEMAN—Yogyakarta Hadroh Clan (YKHC), grup hadroh yang berpersonelkan musikus dan pelaku dunia hiburan yang sudah lama malang melintang di Jogja, merilis single anyar berjudul Ramadhan Suka Cita.
Rilis lagu dilakukan di kawasan Tinom, Godean, Sleman, Kamis (13/3/2025). Sebuah single anyar yang menceritakan tentang perasaan senang para personel dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
Penggagas YKHC, Ganesya, mengungkapkan Ramadan dinilai sebagai momentum bagi para personel untuk memaksimalkan waktu satu bulan dengan segala macam amalan.
“Itu dengan mengingat dosa-dosa yang dulu kami lakukan tanpa malu,” ungkap Gandoz, sapaan akrabnya, di sela-sela peluncuran Ramadhan Suka Cita, Kamis.
Butuh waktu sekitar dua bulan untuk mengaransemen lagu Ramadhan Suka Cita. Lagu ini menyuguhkan nuansa hip hop, pop sampai rap. Single itu juga mengadopsi musik latin baik Cuban, Brazilian serta Carribean lewat aransemen perkusi dan brass sehingga mendapatkan nuansa hadroh yang mudah diterima khalayak.
YKHC bermula dari keinginan Gandoz dan Wowok (Dabwok) yang ingin bersalawatan, kemudian perlahan mulai mengajak teman teman yang mempunyai basis nama di dunia hiburan.
Akhirnya bergabunglah Alit Jabang bayi, Doni Salah Paham, Fauzan Yoman pada vocal dan Balance JHF - Jahanam sebagai DJ. Ada Juga Simbah Ungryn dari Everday band, Syarif dan Adib dari eks Erwe band, Ardyan eks kru Erwe band, Sadex dari Armada Racun dan juga Arief Kisut.
Alit mengungkapkan walaupun judulnya Ramadhan Suka Cita, YKHC ingin lagu anyar itu bisa dinikmati setiap saat meski bulan puasa sudah lewat.
“Makanya ada suka cita sebagai judul. Kapan saja bisa dinikmati dengan suka cita,” papar pembawa acara kawakan Jogja itu.
Lagu Ramadhan Suka Cita kini bisa dinikmati di berbagai platform seperti Youtube Music, dan Spotify. “Semoga karya ini dapat diterima oleh para penikmat musik di penjuru Indonesia, bukan hanya pecinta lagu salatawan saja,” ucap Fauzan Yoman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alex Pracaya menggelar pameran tunggal perdananya bertajuk Ojo Urik untuk mengingatkan publik agar terus memerangi perilaku koriupsi sejak dini.
Polsek Bambanglipuro menangkap pria asal Sleman yang menipu kelompok tani dengan modus meminjam pompa air lalu menjualnya ke rongsok.
Banyumas revisi tarif retribusi pasar lewat Perbup 8/2026. Pedagang dapat keringanan, kepatuhan ditargetkan meningkat.
Lima remaja di Pati dibina polisi usai viral video pocong. Polisi pastikan konten hoaks dan situasi tetap aman.
WBC tetapkan Agit Kabayel sebagai penantang wajib Oleksandr Usyk untuk perebutan gelar dunia kelas berat pada 2026.
Kunjungan wisata Malioboro diprediksi memuncak mulai Jumat saat libur Iduladha 2026. Pengawasan kebersihan diperketat 24 jam.