Rektor Baru UII Prof Hari Purnomo Siapkan Kampus Hadapi Era Disrupsi
Profesor Hari Purnomo resmi dilantik sebagai Rektor UII dan menegaskan komitmen memperkuat mutu akademik, riset, serta tata kelola kampus.
Penyanyi cilik Ria Enes dan Pencipta Lagu Anak Kak Nunuk berfoto bersama dengan penyanyi yang akan tampil di Konser Lagu Anak Sang Bintang, Jumat (19/7/2024). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Mantan penyanyi cilik Ria Enes dan boneka Suzan akan tampil dalam perhelatan Konser Lagu Anak Sang Bintang pada Sabtu (20/7/2024) di Sleman City Hall. Selain itu pencipta lagu anak legendaris Nugroho Setiadi atau populer dengan Kak Nunuk turut meramaikan konser tersebut.
Konser Lagu Anak Sang Bintang yang dihelat Presiden Musikindo itu juga menampilkan 100 lebih penyanyi anak yang akan membawakan lagu-lagu karya Yunan Helmi, musisi dan pencipta lagu anak asal Jogja. "Dalam konser ini saya akan menyanyikan lagu Semua Sayang Suzan yang diciptakan oleh Yunan Helmi," kata Ria Enes, Jumat (19/7/2024) petang.
BACA JUGA : TBY Gelar Pentas Musik Orkestra, Ini Jadwalnya
Ria Enes mengapresiasi konser tersebut karena menjadi bagian upaya menjaga konsistensi lagu anak di Indonesia. Menurutnya lagu anak harus terus diperbanyak dan diperdengarkan kepada anak-anak karena anak di era saat ini sudah terkena polusi lagu dewasa.
"Kita harus terus bersemangat menyanyikan lagu anak, memang saat ini sebenarnya banyak sekali lagu anak seperti yang diciptakan Kak Yunan Helmi, cuma kadang tidak terdengar karena tidak diakses," katanya.
Adapun Kak Nunuk mengungkap apa pun yang ditampilkan anak dalam konser tersebut harus diberikan apresiasi. Karena mereka menjadi bagian dari upaya mengembalikan lagu anak sesuai usianya. Ia menilai saat ini banyak anak yang lebih familar dengan lagu berlirik dewasa.
"Mau apa saja genre lagunya boleh, tetapi liriknya disesuaikan dengan usia anak. Dalam hal psikologi berbahaya ketika liriknya dewasa disajikan ke anak karena anak kecil belum bisa memahami istilah lebih kompleks, anak usia dua tahun belum memahami arti keluarga," katanya.
Musisi dan Pencipta Lagu Anak Yunan Helmi sepakat lagu anak harus terus diperbanyak agar anak tetap mendapatkan lagu yang sesuai dengan usianya. Konser itu digelar menjadi salah satu semangat mengembalikan lagu anak sesuai dengan usianya.
"Sebelumnya kami telah menggelar konser serupa pada Februari 2023 menampilkan 75 lagu dinyanyikan 75 penyanyi anak. Desember 2023 menggelar konser menampilkan 100 lagu ciptaan saya dengan 100 penyanyi lebih," ujarnya.
BACA JUGA : Jumat Gombrong hingga Ndarboy Bergoyang di UKDW Seru
Produser GNP Musik Djakawinata Susilo mengakui memang lagu anak saat ini tidak sepopuler era 1990-an, akan tetapi upaya musisi dan penyanyi terus dilakukan. "Memang lagu anak mencapai zaman keemasan di tahun 1990-an sata itu luar biasa karena satu visi anak dijalankan semua, kita upayakan itu bisa kembali, lagu anak dengan lirik anak tetap populer," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profesor Hari Purnomo resmi dilantik sebagai Rektor UII dan menegaskan komitmen memperkuat mutu akademik, riset, serta tata kelola kampus.
Jadwal KRL Solo–Jogja Senin 8 Juni 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Cek jam keberangkatan dan tarif terbaru Rp8.000.
Kemdiktisaintek dan IRD Prancis memperkuat kolaborasi riset melalui skema pendanaan bersama untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Rencana BI menaikkan remunerasi kas pemerintah dinilai dapat membantu menekan biaya utang negara dan menjaga stabilitas rupiah.
Marc Marquez menjuarai MotoGP Hungaria 2026 setelah mengalahkan Pedro Acosta. Kemenangan ini membuat peluangnya di klasemen semakin terbuka.
Jepang menyiapkan pengerahan SDF ke Selat Hormuz dengan tiga syarat utama, termasuk gencatan senjata AS-Iran dan penurunan ancaman keamanan.