PDI Perjuangan DIY Peringati 30 Tahun Kudatuli Lewat Panggung Rakyat
PDI Perjuangan DIY memperingati 30 tahun Kudatuli melalui Panggung Rakyat, doa lintas iman, dialog sejarah, dan pembagian 500 paket sembako.
PT Eigerindo MPI selaku distributor tunggal untuk brand EIGER Adventure, bekerja sama dengan P.U.P.U.K, Komunitas Lingkungan CPD, dan masyarakat Desa Muara Baru Karawang, melakukan konservasi mangrove di pesisir Karawang Utara pada akhir Juni 2024 lalu. Ist
KARAWANG—Menyusuri pesisir Pantura Jawa, ada fakta menyesakkan tentang kondisi pesisir yang makin hilang, terkikis erosi. Daratan pesisir berubah jadi laut, menyebabkan hilangnya habitat penting bagi flora dan fauna. Salah satu solusi dalam mengatasi masalah ini adalah melalui konservasi mangrove.
PT Eigerindo MPI selaku distributor tunggal untuk brand EIGER Adventure, bekerja sama dengan P.U.P.U.K, Komunitas Lingkungan CPD, dan masyarakat Desa Muara Baru Karawang, melakukan konservasi mangrove di pesisir Karawang Utara pada akhir Juni 2024 lalu. Kegiatan ini bertujuan memperbaiki kondisi pesisir dan menjaga keberlanjutan ekosistem lingkungan.
Ebenhard Joseph, CSR Officer PT Eigerindo MPI mengatakan, Sebagai perusahaan yang mempunyai visi misi yang selaras dengan lingkungan keberlanjutan, EIGER ikut bertanggung jawab dalam mengambil langkah nyata dalam mengurangi jejak karbon, mendukung upaya pelestarian lingkungan.
BACA JUGA: 10.000 Pohon Mangrove dari EIGER untuk Selamatkan Pesisir Pantura
"PT Eigerindo MPI menyadari dalam proses bisnis kami, terdapat emisi yang dihasilkan. Dengan melakukan konservasi mangrove bertahap di berbagai lokasi di Indonesia, kami berharap dapat berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon dan mendukung inisiatif go green. Kami juga berharap dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang, ketika kita kembali ke sini, hutan mangrove yang kami tanam akan tumbuh rindang,” cerita Ebenhard.
Konservasi mangrove ini tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga pada pengembangan bibit mangrove yang berkualitas. EIGER berkomitmen untuk memantau dan merawat tanaman mangrove tersebut selama lima hingga sepuluh tahun ke depan. Dengan adanya pemantauan jangka panjang ini, EIGER berharap dapat memastikan keberhasilan dan keberlanjutan dari proyek konservasi ini, sehingga memberikan dampak positif yang berkelanjutan pada lingkungan.
Lasnawati, Kepala Cabang Dinas Perhutani Purwakarta mengatakan, ia berharap EIGER ke depannya dapat berperan dalam mengembangkan dan meningkatkan perekonomian di sekitar wilayah ini.
“Kita tidak bisa berdiri sendiri, diperlukan penguatan kelembagaan untuk mendukung keberhasilan program konservasi mangrove. Melalui kolaborasi ini, dapat memberikan dampak positif tidak hanya pada lingkungan, tetapi juga pada ekonomi masyarakat setempat,” kata Lasnawati.
Tahun ini EIGER berusia genap 35 tahun, EIGER mengambil tema “Mengakar Sejenak Selamanya Bertumbuh”, mencerminkan harapan EIGER untuk terus memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi lingkungan.
Jason Edward Wuysang selaku Business Director EIGER menjelaskan, EIGER percaya dengan langkah kecil yang konsisten, dapat membuat perubahan besar bagi masa depan yang lebih hijau dan lebih berkelanjutan.
“Di pesisir utara Karawang, tepatnya di Desa Muara Baru, kami telah melanjutkan tanam 10 ribu pohon mangrove. Langkah lanjutan setelah 10 ribu pohon mangrove juga di pesisir Pamanukan beberapa bulan lalu. Langkah ini adalah bukti nyata dari komitmen kami untuk melestarikan mangrove di Indonesia. Kami tidak hanya fokus pada penanaman, tetapi juga pada pemeliharaan dan pengembangan ekosistem mangrove secara berkelanjutan. Dengan cara ini, mangrove dapat berfungsi sebagai pelindung alami bagi pesisir utara Karawang dan membantu meningkatkan penyerapan karbon di Indonesia,” jelas Jason.
Bersama-sama, kita bisa menjaga dan melestarikan pesisir pantai Indonesia, memastikan bahwa generasi mendatang dapat menikmati keindahan dan manfaat dari ekosistem yang sehat dan seimbang. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDI Perjuangan DIY memperingati 30 tahun Kudatuli melalui Panggung Rakyat, doa lintas iman, dialog sejarah, dan pembagian 500 paket sembako.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.