Advertisement
Perempuan Lebih Gampang Depresi ketimbang Pria, Ini Penyebabnya
Ilustrasi depresi. - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Perempuan dianggap lebih mudah mengalami depresi dibandingkan pria. Menurut penelitian, dilansir dari timesofindia, wanita mengalami depresi dua kali lebih banyak dibandingkan pria.
Meskipun depresi dapat menyerang siapa saja, statistik menunjukkan bahwa depresi lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria.
Advertisement
Penyebab perempuan lebih gampang mengalami depresi:
Faktor biologis
Fluktuasi hormonal lebih terasa pada wanita, terutama terkait menstruasi, kehamilan, pasca melahirkan, dan menopause. Perubahan tersebut memicu perubahan suasana hati dan gejala depresi karena wanita mengalami banyak perubahan baik secara fisik maupun mental sehingga perlu mempersiapkan dan menerima diri sendiri.
Faktor psikososial
Tekanan sosial dan peran gender memberikan tekanan berlebihan pada perempuan, mulai dari mengurus tugas keluarga hingga menghadapi ketidaksetaraan di tempat kerja.
Perempuan telah dikondisikan untuk berperilaku tertentu. Sudah mengakar dalam masyarakat bahwa perempuan adalah pengasuh keluarga dan merupakan tanggung jawab mereka untuk menjaga keutuhan keluarga. Beban untuk menjadi lambang kesempurnaan perlahan-lahan mempengaruhi kesehatan mental perempuan
Tekanan sosial dan peran gender
Faktor ini memberikan tekanan yang berlebihan pada perempuan, mulai dari mengurus tugas keluarga hingga menghadapi kesenjangan di tempat kerja.
Perempuan telah dikondisikan untuk berperilaku tertentu, sudah mengakar dalam masyarakat bahwa perempuan adalah pengasuh keluarga dan merupakan tanggung jawab mereka untuk menjaga keutuhan keluarga.
Pengalaman hidup dan stres
Perempuan melaporkan tingkat pelecehan seksual pada masa kanak-kanak, kekerasan dalam rumah tangga, dan bentuk trauma lainnya yang lebih tinggi, yang merupakan faktor risiko signifikan untuk mengembangkan depresi di kemudian hari.
BACA JUGA: Perhatikan Gejala dan Dampak Depresi pada Pekerja agar Segera Tertangani
Tuntutan pengasuhan anak, peran sebagai ibu, dan kehidupan profesional sering kali dapat menimbulkan stres yang luar biasa yang dapat menyebabkan depresi.
Faktor psikologis
Tekanan untuk menjalankan berbagai peran seperti menjadi anak perempuan, istri, ibu, dan menantu yang baik terkadang bisa sangat berat.
Harapan untuk bekerja dengan baik dalam setiap peran ini dapat menyebabkan stres yang sangat besar dan perasaan tidak mampu, yang berkontribusi terhadap gejala depresi.
Dukungan sosial dan keterampilan mengatasi masalah
Meskipun perempuan sering kali memiliki jaringan dukungan yang kuat, mereka mungkin juga menghadapi lebih banyak stres dalam hubungan tersebut, yang dapat berdampak pada kesehatan emosional mereka.
Selain itu, cara wanita mengatasi stres, seperti mencari bantuan dari orang lain, dapat memengaruhi cara mereka mengelola perasaan cemas dan sedih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement






