Buntut Serangan Ransomware, Jokowi Minta BPKP Audit Tata Kelola Pusat Data Nasional
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Jangan Ndeso Lombok Ijo khas Gunungkidul. / Cookpad
Harianjogja.com, JOGJA—Memasak Jangan Ndeso atau Sayur Lombok Ijo bisa menjadi pilihan menu hari ini.
Jangan atau 'sayur' dalam bahasa Jawa merujuk pada hidangan berkuah. Jangan Ndeso Lombok Ijo merupakan sajian khas Gunungkidul dan Wonogiri.
BACA JUGA: Kisah Mbah Mul, Pelestari Gamelan Nangka Mengajari Anak Berkesenian secara Gratis
Sesuai namanya, sayur ini didominasi lombok alias cabai hijau yang dilengkapi rajangan tempe. Sekilas, sayur ini mirip dengan lodeh tempe karena dimasak dengan bumbu dasar putih serta santan.
Meskipun bersantan, sayur ini termasuk ‘segar’ berkat sensasi pedas dari rajangan lombok. Rasanya yang gurih cocok dinikmati dengan nasi hangat dan kerupuk.
BACA JUGA: Rekomendasi Menyantap Lezatnya Sup Kacang Merah di Jogja
Demikian resep dan cara membuat Jangan Ndeso Lombok Ijo. Selamat menikmati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Jokowi meminta BPKP untuk melakukan audit tata kelola dan finansial pusat data nasional.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.