Advertisement
8 April Akan Ada Gerhana Matahari Total, Ternyata Beri Pengaruh Emosional

Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Fenomena alam datangnya gerhana Matahari ternyata bisa memengaruhi emosi manusia. Pada 8 April 2024, Badan Antariksa Amerika Serikat (The National Aeronautics and Space Administration /NASA) memprediksi adanya gerhana Mahatari total.
Dikutip dari Psychology Today, Rabu (27/3/2024), menyaksikan gerhana dapat membangkitkan berbagai emosi dan memiliki efek psikologis yang signifikan pada individu. Berikut beberapa pengaruh menonton gerhana terhadap emosional seseorang:
Advertisement
Bisa Memicu Tangis
Gerhana adalah fenomena alam yang mengagumkan yang dapat menimbulkan rasa kagum dan keheranan. Pemandangan bulan yang menutupi Matahari atau pengelapan langit dapat membangkitkan emosi yang kuat. Bahkan, menurut NASA, jangan heran jika Anda atau seseorang di sekitar akan menangis. Pemandangan sebuah peristiwa astrologi langka begitu kuatnya.
Koneksi
Gerhana memiliki kemampuan unik untuk menyatukan orang-orang. Pengalaman bersama dalam mengamati gerhana, baik dengan teman, keluarga, atau bahkan orang asing, dapat memupuk rasa koneksi.
Menurut sebuah studi terbaru dalam Psychological Science, orang-orang yang berada di zona gerhana memiliki perilaku prososial dan kualitas kolektif yang lebih besar daripada mereka yang tidak. Dengan kata lain, bisa membantu orang lain dan merasa lebih terikat dengan orang-orang di sekitar mereka.
BACA JUGA: Permintaan Gudeg Jelang Liburan Meningkat, Harga Nangka Muda Naik 3 Kali Lipat
Meningkatkan Antusiasme
Antisipasi menjelang gerhana dapat menimbulkan kegembiraan besar. Orang-orang mungkin dengan antusias bersiap untuk acara tersebut, membuat rencana untuk pergi ke lokasi pemantauan optimal atau berkumpul dengan orang lain untuk berbagi pengalaman. Meningkatnya antisipasi dapat menciptakan keadaan emosional yang meningkat, meningkatkan perasaan kegembiraan dan antusiasme.
Meningkatkan Kecemasan
Penting untuk diakui bahwa bagi beberapa individu, menonton gerhana dapat membangkitkan perasaan kerentanan, kecemasan, atau bahkan panik. Segala sesuatu yang di luar biasa atau berbeda dapat memicu kekhawatiran, terutama bagi mereka yang memiliki kecemasan atau depresi yang mendasar.
Dampak emosional dari sebuah gerhana dapat bervariasi dari orang ke orang. Beberapa individu mungkin mengalami emosi yang intens, sementara yang lain mungkin memiliki tanggapan yang lebih halus. Secara keseluruhan, pengalaman menonton gerhana dapat menjadi peristiwa emosional yang kuat, membangkitkan berbagai perasaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement

Taman Wisata Candi Siapkan Atraksi Menarik Selama Liburan Lebaran 2025, Catat Tanggalnya
Advertisement
Berita Populer
- Waktu Imsak dan Buka Puasa di Jogja Hari Ini 28 Maret 2025
- Jadwal Lengkap KRL Solo Jogja dari Stasiun Palur Sampai Tugu Jogja, Khusus Libur Lebaran dari 28 Maret hingga 13 April 2025
- Update Terbaru Jadwal KA Prameks Keberangkatan Hari Ini 28 Maret 2025, Khusus Angkutan Lebaran
- Jadwal Angkutan Shuttle Rute Malioboro-Parangtritis, Tarif Rp11.600
- Mudik Lebaran 2025, PMI DIY Siapkan 28 Posko Pelayanan
Advertisement
Advertisement