Advertisement

Bonus Demografi Perkuat Industri Gim di Indonesia

Newswire
Jum'at, 08 Desember 2023 - 22:17 WIB
Mediani Dyah Natalia
Bonus Demografi Perkuat Industri Gim di Indonesia Ilustrasi bermain game online - Daily Mail

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Bonus demografi jika diarahkan dengan tepat dapat memperkuat perekonomian Indonesia. Apalagi ekonomi kreatif saat ini terus berkembang. Dari sekian jenis ekonomi kreatif, bonus demografi juga dapat memperkuat industri gim di Indonesia.

Direktur Aplikasi, Permainan, Televisi dan Radio Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Iman Santosa mengatakan meningkatnya bonus demografi Indonesia yang sebagian besar pemain gim dapat menjadi potensi ekonomi dan memperkuat industri gim di Indonesia.

Advertisement

 Iman menyebut jumlah pemain gim muda di Indonesia mencapai angka 43% yang merupakan terbesar di Asia Tenggara. Diperkirakan akan ada 192 juta pemain gim di Indonesia pada 2025. "Dari data tersebut industri gim Indonesia punya potensi ekonomi yang sangat besar dan merupakan salah satu industri yang perlu diperkuat dengan berbagai pemangku kepentingan dalam ekonomi berkelanjutan digital," ucap Iman, Jumat  (8/12/2023).

Baca Juga:

Indonesia Butuh 3.000 SDM Per Tahun untuk Kembangkan Gim Lokal

Keren! Gim Buatan Anak Negeri Ini Mampu Eksis di Mancanegara

Mau Kembangkan Gim Lokal, Google Play Buka Kelas "Study Jams", Gratis Loh!

Ia mengatakan Indonesia menempati peringkat ke 16 pasar gim dunia yang menjadikan Indonesia salah satu pasar potensial untuk industri gim yang pesat dan naik setiap tahunnya.

Pada 2022 pendapatan dari pasar gim Indonesia nilainya setara Rp25 triliun. Namun masih di dominasi oleh pengembang asing. Sayangnya pengembang gim lokal masih menyumbang angka di bawah 1%.

 Untuk mendukung potensi pengembangan gim lokal, pemerintah sedang membuat Peraturan Presiden yang memuat kebijakan fiskal dan nonfiskal dalam beberapa aspek di antaranya pengembangan sumber daya, pembiayaan permodalan, promosi aset pasar, penyediaan infrastruktur dan teknologi, peraturan penguatan pasar gim, penyediaan kelas dan aktivasi gim pasar regional dan global.

 "Tantangan terbesar industri gim Indonesia belum terbentuk ekosistem ideal untuk mendukung industri gimnya, untuk menjawab permasalahan ini dibutuhkan regulasi yang mengatur dan menyatukan seluruh pemangku kepentingan di industri gim nasional," ucap Iman.

Kemenparekraf pun mengapresiasi dengan diadakannya kegiatan gim nasional yang mengumpulkan talenta muda untuk mengembangkan produk gim lokal yang diharapkan menjadi salah satu jalan untuk membawa gim lokal Indonesia ke pasar dunia.

 Ia juga berharap talenta yang dikembangkan melalui kompetisi ini juga bisa turut membantu pengembangan gim lama yang pastinya memerlukan talenta baru di ekosistem industri gim nasional.

"Kami harap tahun depan bisa melangkah lebih baik sehingga bisa meningkatkan porsi gim nasional di pasar gim nasional," kata Iman Santosa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Ticket Hunter dan Pemudik! Ini Daftar Promo Tiket Mudik Lebaran

News
| Minggu, 25 Februari 2024, 23:17 WIB

Advertisement

alt

Melihat Kemeriahan Cap Go Meh di Kelenteng Sijuk

Wisata
| Sabtu, 24 Februari 2024, 22:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement