Advertisement

Kabar Gembira, Hasil Penelitian Terbaru Menunjukkan Tidur Itu Baik Bagi Jantung

Mediani Dyah Natalia
Senin, 13 November 2023 - 22:47 WIB
Mediani Dyah Natalia
Kabar Gembira, Hasil Penelitian Terbaru Menunjukkan Tidur Itu Baik Bagi Jantung Foto ilustrasi. - Ist/Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA‚ÄĒKabar baik bagi orang yang suka tidur dan kabar buruk bagi yang suka duduk-duduk. Berdasarkan penelitian terbaru, aktivitas apapun itu sehat bagi jantung dan mengurangi risiko strok. Bahkan sekadar tidur siang itu lebih baik daripada duduk di depan televisi.

Dilansir dari Dailymail, Senin (13/11/2023), studi terbaru menunjukkan aktivitas apapun, dari insenaitas tinggi ke rendah seperti berlari, berjalan hingga tidur dapat mengurangi risiko serangan jantung dan strok daripada sekadar duduk-duduk dalam waktu yang lama.

Advertisement

Baca Juga: Ini Manfaat Tidur Tanpa Bantal

Tidur yang lelap dapat menjaga body mass index (BMI)dan lingkar pinggang Anda. Sebab, aktivitas ini membuat kebiasaan tak sehat seperti makan camilan terhenti.

Tentu saja, olahraga adalah cara terbaik menjaga kesehatan. Sebab cara ini membuat Anda sibuk beraktivitas sehingga tingkat kolestrol menjadi rendah, berat badan terjaga dan lingkar pinggang mengecil.

Penelitian yang diterbitkan University College London dan University of Sydney ini melibatkan 15.253 orang dari lima negara. Para respondon ini menggunakan gadget untuk mengukur aktivitas mereka selama 24 jam.

Bahkan, penelitian ini menyatakan hanya dengan 4-12 menit per hari beraktivitas, ada banyak manfaat yang didapat untuk tubuh. Riset ini juga berupaya mengganti aktivitas duduk selama 30 menit menjadi 30 menit olahraga sedang hingga berat. Hasilnya, responden tersebut memiliki berat badan lebih rendah.

Baca Juga: Tips Supaya Tidur Lebih Nyenyak di Malam Hari

Kadar kolesterol juga membaik ketika seseorang mengganti waktu pasif selama enam menit dengan olahraga. Namun tentu saja, semakin lama berolahraga  lebih baik hasil yang didapatkan.

Kadar gula darah juga lebih rendah jika orang menghabiskan lebih banyak waktu untuk bergerak seperti berdiri atau tidur daripada tidak beraktivitas sama sekali. Temuan ini dipublikasikan di European Heart Journal.

Penelitian ini juga menghasilkan hirarki aktivitas yang baik bagi tubuh, seperti berlari, sepeda cepat, sepakbola atau tenis. Bahkan olahraga ringan juga sangat disarankan seperti jalan santai atau sekadar beberes daripada berdiri atau tidur.

Riset ini menunjukkan seorang perempuan usia 54 tahun dengan rata-rata BMI 26,5 berusaha mengganti aktivitas duduk santai atau rebahan selama 30 menit dengan olahraga ringan, Hasilnya? Lingkar pinggangnya berkurang 2,5 cm atau BMI turun sekitar 2,7%.

Dr. Jo Blodgett dari UCL mengatakan,"Dari penelitian kami diketahui sekecil apapun perubahan yang dilakukan, aktivitas itu akan berdampak positif bagi kesehatan jantung."

"Perubahan besar yang kami observasi adalah mengubah kebiasaan duduk santai ke aktivitas lain. Misal lari, jalan cepat, panjat tebing atau aktivitas apapun yang meningkatkan detak jantung dan membuatmu bernafas lebih cepat 1-2 menit sangat berarti."

Baca Juga: Kenali Tidur Cantik dan Sejuta Manfaatnya pada Kulit

Hubungan antara tidur dan kesehatan jantung sangat kompleks. Mengganti kebiasaan duduk santai dengan tidur juga lebih baik untuk BMI dan lingkar pinggang. Meski, kata dia, efektivitasnya sangat kecil dibandingkan dengan penurunan kolestrol, trigeserit atau level gula darah.

"Mengapa tidur lebih baik daripada duduk karena duduk berhubungan dengan kebiasaan makan camilan atau berhubungan dengan psikologi," katanya.

Selain itu, kata dia, meski waktu untuk beraktivitas singkat tetapi dapat berdampak untuk kesehatan jika dilakukan berulang. Kebiasaan kecil seperti, daripada duduk di depan meja selama beberapa jam, cobalah berjalan saat menerima telepon.

Donor penelitian ini yang juga Direktur British Heart Foundation, James Leiper mengatakan meski hanya sebentar, mengganti kebiasaan duduk saja dapat meningkatkan BMI, menurukan kolekstrol dan lingkar pinggak dan efek yang lain. "Mengubah kebiasaan itu tak mudah tetapi penting dilakukan walau sebentar asalkan berkelanjutan sehingga dapat memperbaiki detak jantungmu," ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Hamas: Tujuan Israel di Perang Gaza Tak akan Tercapai

News
| Sabtu, 02 Desember 2023, 07:57 WIB

Advertisement

alt

Jelang Natal Saatnya Wisata Ziarah ke Goa Maria Tritis di Gunungkidul, Ini Rute dan Sejarahnya

Wisata
| Jum'at, 01 Desember 2023, 19:12 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement