Advertisement
Pertama di Indonesia, Konser Musik Jadi Metode untuk Pengembangan SDM

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatihan sumber daya manusia atau penguatan suatu instansi maupun organisasi biasanya lebih sering digelar melalui metode ceramah maupun outbond lapangan. Akan tetapi akhir-akhir ini muncul sebuah metode pelatihan dan motivasi berbasis konser musik.
Lantunan filosofi musik dan liriknya dinilai dapat menggerakkan seseorang untuk mendukung organisasi lewat metode Rhythm of Empowerment (ROE). Metode ini diterapkan dalam pelatihan yang digelar Biro Keuangan Kementerian Kesehatan, di Kota Jogja, Sabtu (9/9/2023) malam.
Advertisement
BACA JUGA : Parkir Insidental Seperti di Konser Musik Bakal Diregulasi
Founder ROE Indonesia Bagus Budi Prasetyo mengatakan metode musik digunakan untuk empowering people atau memberdayakan anggota tim telah diterapkan di berbagai instansi pemerintah dan BUMN hingga komunitas swasta. Metode konser musik untuk motivasi dan pelatihan SDM ini merupakan pertama di Indonesia.
"Karena empowering maka kami gunakan dua metode, musik analogi, ini pertama di Indonesia. Bagaimana musik dianalogikan lewat filosofi dan musik lebih mudah diterima. Saya mengembangkan metode ini hingga tujuh tahun," katanya.
Proses pelatihan dan motivasi pun digelar seperti layaknya konser musik namun para peserta bisa menerima materi yang disampaikan. Ia mengklaim metode itu sangat efektif karena musik bersifat universal dan unik serta tidak memandang level jabatan.
"Musik bahasa mudah dipahami, ini bisa menekan gap kompetensi, jabatan tinggi rendah, gap pemahaman. Jabatan staf dan level manajemen ada gap tetapi dengan musik ini bisa tereduksi dengan baik, sehingga siapa pun dan apa pun jabatannya bisa ikut jadi satu," ujarnya.
BACA JUGA : Daftar Event di Jogja Sepanjang Mei 2023, Ada Konser Sheila
Dendy Priambodo, Manajer ROE Indonesia berusaha mengenalkan metode iji lebih dekat ke masyarakat karena metode efektif diterapkan dan membawa manfaat positif.
"Metode ini memiliki kesan tidak menggurui, kalau musik lebih luwes, lewat analogi musik lebih banyak, untuk memorable momen peserta akan terpacu mengingat materi, endingnya untuk menuju kebaikan organisasi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Hari Kedua Lebaran, 2.000 Kendaraan Masuk Malioboro Per Jam
- Ingin ke Malioboro Hari Ini, Perhatikan Kantong Parkir dan Rekayasa Lalin Berikut Ini
- Polres Bantul Belum Simpulkan Penyebab Kematian Warga Wonogiri yang Ditemukan di Kali Code
- Sempat Jadi Pintu Masuk, Exit Tol Tamanmartani Dialihkan Jadi Pintu Keluar Kembali
- Ribuan Orang Padati Pantai Parangtritis, Mayoritas Rombongan Keluarga
Advertisement
Advertisement