Ancaman Super El Nino, Harga Pangan Global Berpotensi Melonjak
Super El Nino diperkirakan memicu lonjakan harga pangan global hingga 2028. Pemerintah Indonesia menyiapkan cadangan pangan untuk antisipas
Luna Maya/Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—Di tengah ramainya tren K-pop, drama korea, dan makanan khas Korea Selatan di Indonesia, selebriti Luna Maya dan kawan-kawannya tak mau ketinggalan menangkap peluang bisnis tersebut.
Sosok Luna Maya, Selly Wilson, Jenniver Wijaya, dan Yani Anderson berada di balik berdirinya restoran "Pungbu" atau dalam Bahasa Indonesia artinya berlimpah.
BACA JUGA: Taeyeon akan Gelar Konser Tunggal di Jakarta
Luna dan Selly bercerita, mengawali pendirian restoran ini saat mengunjungi Busan, Korea Selatan, untuk menonton boy band Bangtan Sonyeondan atau dikenal BTS.
"Selama di sana kita ke restoran-restoran sepanjang jalan di Busan, dekat dengan hotel kita menginap dan mencicipi makanan khas Korea di sana. Lalu saya ajak Luna, 'yuk kita bikin restoran yang begini, yang otentik makanan rumahan Korea," kata Selly, dikutip Sabtu (15/7/2023).
Dengan dibukanya restoran ini, Selly dan Luna juga berharap Pungbu bisa menjadi restoran pertama dan mampu melebarkan ekspansi dengan membuka cabang-cabang lainnya.
Adapun, beberapa menu menjadi favorit seperti spicy ramyeon, gimbap, dan cheese Dakgangjeong. Penyajian makanan juga dilengkapi dengan makanan pendamping atau "banchan" seperti kimchi, namul atau sayuran tumis, gamja jorim atau kentang rebus dengan saus manis asin, dan goguma mattang atau ubi dengan saus manis.
BACA JUGA: Konser Perdana di Indonesia, NMIXX Nyanyikan 123 Sayang Semuanya
"Rencananya ini bukan restoran pertama ya, kalau ini laku, laris, ada tempat bagus, ya kita buka aja, why not?" ujar Luna.
Luna juga membeberkan bahwa restoran miliknya membidik pasar dari semua kalangan, tidak hanya untuk anak muda atau keluarga saja, tapi untuk semua kalangan.
Luna mengatakan, ketika berbisnis, mau yang sukses maupun belum sukses, kendala akan selalu ada, tetapi yang menjadi tantangan adalah bagaimana menghadapi kendala itu.
"Dengan mengalami banyak kesalahan, kita jadi bisa tahu apa yang baiknya dilakukan untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan itu. Tetap gigih, dan ulet, kegagalan bukan akhir dari segalanya, tetap belajar, tetap cari tahu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Super El Nino diperkirakan memicu lonjakan harga pangan global hingga 2028. Pemerintah Indonesia menyiapkan cadangan pangan untuk antisipas
PPATK mencatat LTKM sektor asuransi naik 89,13% pada semester I/2026. Pengamat menilai pengawasan yang semakin efektif menjadi salah satu penyebabnya.
Google menghentikan dukungan aplikasi Chrome secara bertahap hingga Oktober 2028. Simak jadwal penghentian dan dampaknya bagi pengguna ChromeOS.
Bantul menargetkan surplus beras 100.000 ton pada 2026 dengan perluasan tanam padi hingga 35.000 hektare meski konsumsi beras warga menurun.
Diskominfo Kulonprogo kini dipimpin oleh Bambang Sutrisno yang memiliki reputasi selama 30 tahun sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Bamsut sapaan akrabnya memi
Menkeu Purbaya menyebut Presiden Prabowo segera meluncurkan insentif baru kendaraan listrik berupa PPnBM 100% dan PPN DTP 40%.