Advertisement

Berkumpulnya Garis Penanda Kembalinya Muhammad Ahnaf

Galih Eko Kurniawan
Jum'at, 07 Juli 2023 - 09:47 WIB
Galih Eko Kurniawan
Berkumpulnya Garis Penanda Kembalinya Muhammad Ahnaf Muhammad Ahnaf dalam pembukaan pameran tunggal Berkumpulnya Garis pada 7 Juli 2023. - Harian Jogja - ist

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Pameran tunggal bertajuk Berkumpulnya Garis menjadi penanda kembalinya seniman Muhammad Ahnaf setelah sekian lama tidak aktif di dunia seni rupa.

Pameran yang terbuka untuk umum itu digelar di Coffee Shop & Gallery Kopi Macan, Jogja, yang sudah dibuka sejak 2 Juli 2023 dan akan berakhir pada 16 Juli 2023.

Advertisement

Kurator pameran, Achmad Fiqhi, menuturkan setelah lama tidak aktif dalam dunia seni rupa karena fokus dengan pendidikan di bidang arsitektur, akhirnya Reza, sapaan akrab Ahnaf, kembali membawa sesuatu.

“Melalui karya-karyanya yang bergaya arsitektur, Reza mengolah garis-garis dan mengumpulkannya. Sebuah upaya melampaui batas dan aturan-aturan yang ada,” ungkap Achmad dalam rilis kepada Harian Jogja, Jumat (7/7/2023).

Pameran menghadirkan dua kategorisasi periode perkembangan artistik. Kategorisasi pertama berupa periode perkembangan yang terus mendapatkan dukungan dari orang tua ketika Reza berkarya.

Ketika diberi kado lukisan pada ulang tahun yang kedua, saking senangnya dengan kado tersebut, Reza naik di atas karya bermedia kertas itu. Bahkan sejumlah karya Reza di masa tersebut banyak yang mengimajinasikan dunia laut, seperti karya Ikan Paus, Hewan Laut dan Ikan Terbang.

Juga dalam periode ini mulai muncul kegemaran Reza menggunakan alat bantu penggaris dalam membuat karya-karya secara perspektif ala arsitek. Sejumlah karya dalam periode ini merekayasa bangunan dan kota.

“Alhasil periode ini yang turut memupuk keberaniannya untuk terus membuat karya, yang mungkin tidak pernah terbayangkan akan dipresentasikan secara tunggal,” papar Achmad.

Lalu periode kedua, pilihan untuk melanjutkan pendidikannya di bidang arsitektur turut membentuk teknik dan bagaimana situasi ditangkap dalam imajinasinya untuk dituangkan ke media kanvas pun kertas.

“Hal ini bisa dinikmati pada karya sket Reza yang dikerjakan semasa kuliah, merekam sejumlah bangunan, yang secara arsitektural memiliki tingkat kesulitan tertentu,” tutur Achmad.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kaesang Akui Privilege Anak Jokowi Daya Tarik Jadi Ketua Umum PSI

News
| Selasa, 26 September 2023, 10:27 WIB

Advertisement

alt

Tiket Gratis Masuk Ancol, Berlaku Bagi Pengunjung Tak Bawa Kendaraan Bermotor

Wisata
| Selasa, 26 September 2023, 05:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement