Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Racikan tisane di Cari Nagari. (Instagram @cari.nagari)\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Teh dan kopi menjadi suguhan andalan saat mengisi waktu luang sembari berbincang-bincang maupun dikala merenung sendirian. Suguhan serupa juga bisa didapat dengan ramuan dari teh herbal.
Berbeda dengan teh kebanyakan, teh herbal atau dikenal pula tisane merupakan sajian yang diseduh bukan dari tanaman teh melainkan tanaman herbal seperti bunga, daun, biji, akar, kulit tumbuhan, buah kering hingga rempah.
Racikan tisane dari beragam bagian tumbuhan ini bisa kamu jajal di beberapa kedai tisane yang tersebar di tanah Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat, cukup dengan menyimak rekomendasi berikut ini:
Terletak di satu sudut kota Bumi Mataram tepatnya di Gang Kesehatan VI No.177D, Sonosewu, Bantul terdapat Gelora Baik. Warung makan sederhana ini bertempat di rumah Joglo dengan dekorasi dan furnitur lawas tak jarang terdapat kucing yang ikut menepi, menambah nuansa tenang nan damai.
Baca juga: BPBD DIY: Mayoritas Bangunan di DIY Tahan Gempa
Apalagi bila ditemani segelas tisane, salah satunya Teh Surga Bunga yang terdiri dari bunga seperti saffron, mawar, melati, lavender, forget me not, dan sejumlah bunga lainnya. Selain aneka teh herbal artisan, Gelora Baik menyediakan aneka makanan memanfaatkan rempah-rempah lokal yang siap menggoyang lidah.
Harga menunya berkisar dari Rp10.000 hingga Rp45.000 dan dapat dikunjungi setiap hari sejak pukul 12.00-00.00 WIB.
Nyore di Cari Nagari, pengunjung dapat menjajal aneka racikan teh dan tisane yang buka tiap pukul 16.00 hingga 22.00 WIB. Lokasinya beralamat di Gang Nakulo, Kembaran, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta.
Pengunjung akan menikmati racikan tisane khas Cari Nagari dari berbagai ragam bunga, akar, daun, hingga buah. Bahkan bisa pula eksperimen tisane sendiri cukup dengan membayar Rp25.000 hingga Rp35.000 per 300 ml.
Menyesap segelas teh dan tisane di kedai ini, kamu akan ditemani nuansa asri nan sejuk dari pepohonan hijau di sekelilingnya atau mancing ikan dari sungai kecil dari spot ikonik yakni jembatan merah.
Ragam warna racikan teh dan tisane bisa kamu dapati saat berkunjung di Kirana Tea House & Eatery. Seperti sajian teh herbal dari bunga telang, rosela, lavender atau chrysanthemum maupun yang dipadukan dengan buah, daun, dan rempah lainnya.
Pengunjung cukup mengeluarkan uang berkisar dari Rp18.000-Rp20.000 untuk menikmati seduhan teh atau tisane-nya.
Berlokasi di sekitar belakang Jogja City Mall dengan lanskap sawah yang mengelilingi kedai, tepatnya di Kutu Patran, Sinduadi, Mlati, Sleman. Buka setiap hari mulai pukul 12.00 hingga 21.00 WIB
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut baru 25 persen sekolah mengajarkan coding dan AI, mulai kelas 5 SD hingga SLTA.
Sofyan/Akbar meraih perak voli pantai Asian Games 2026. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 10 perak, 23 perunggu.
Lady Gaga meminta maaf kepada Golloria atas kontroversi bronzer Haus Labs. Sun Dipped Bronzing Veil kini akan hadir dengan 11 shade.
Gaji PPPK daerah mulai ditanggung pemerintah pusat pada 2027. DPRD Bantul menyiapkan penyesuaian APBD dan efisiensi belanja.
Kroasia vs Inggris di UEFA Nations League 2026/27, Sabtu (3/10) pukul 23.00 WIB. Simak kondisi tim dan prediksi susunan pemain.