IHSG Anjlok ke Level 6.196 Dipicu Gejolak Timur Tengah
IHSG ditutup melemah 1,88 persen ke level 6.196,43 akibat meningkatnya tensi geopolitik Timur Tengah dan tarif baru Amerika Serikat.
Taylor Swift saat menghadiri 2018 American Music Awards. /Reuters-Mike Blake
Harianjogja.com, JAKARTA—Penyanyi Taylor Swift mengaku heran mencermati salah satu lagunya yang berjudul "Cruel Summer" dari album "Lover", akhirnya resmi dipilih sebagai single baru oleh pihak label Republic Records, setelah sempat menyapa penggemar sejak empat tahun silam.
BACA JUGA: Taylor Swift Ingin Sutradarai Film Panjang
"Benar-benar aneh sekaligus ajaib, sih. Hal ini belum pernah terjadi padaku selama ini," kata Swift saat berada di atas panggung konser di Pittsburgh’s Acrisure Stadium dalam tur Eras, Sabtu (17/6/2023).
Laman billboard.com pada Minggu (18/6) waktu setempat melaporkan bahwa Swift menjelaskan bahwa dirinya sempat mendapatkan banyak masukan dari penggemar dan orang-orang terdekatnya mengenai kemungkinan single yang akan dijagokan dari album "Lover" pada 2019 silam.
"Aku ingin sampaikan bahwa ‘Cruel Summer’ adalah lagu yang paling kusukai dan banggakan di album tersebut," terangnya.
Pelantun lagu "We Are Never Ever Getting Back Together" itu mengingat bahwa sebelum musim panas 2020 yang dianggap momentum tepat untuk merilis single baru, lantas muncul wabah COVID-19 yang melanda seluruh dunia.
Meski tidak mencoba untuk menyalahkan pandemi global yang terjadi, namun menurut Swift hal tersebut memang membuat "Cruel Summer" batal dilepas ke pasaran sebagai single baru kala itu.
"Nggak ada yang mengerti bagaimana ini terjadi. Tetapi ternyata kalian telah gila-gilaan melakukan streaming ‘Cruel Summer’ sampai sekarang ini. Terima kasih kepada siapa saja yang telah mendengarkan lagu tersebut sebanyak 500 kali setiap hari," kata Swift melontarkan lelucon kepada para penonton konsernya.
Pihak label yang menaungi sang penyanyi yaitu Republic Records, memastikan akan mulai melakukan promosi "Cruel Summer" ke beberapa stasiun radio pada Selasa mendatang, sembari tetapi mempromosikan single "Karma" dari album "Midnights".
"Cruel Summer" kembali nangkring di papan Billboard Hot 100 pada 3 Juni, setelah menghabiskan dua minggu di tangga lagu sejak September 2019. Pada jenjang Hot 100 Sabtu (17/6), lagu tersebut menduduki peringkat ke-47 dengan 9,6 juta streaming resmi, dan 2,6 juta pemutaran radio, serta 1.500 unduhan di Amerika Serikat pada 2-8 Juni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
IHSG ditutup melemah 1,88 persen ke level 6.196,43 akibat meningkatnya tensi geopolitik Timur Tengah dan tarif baru Amerika Serikat.
Jadwal lengkap KRL Solo-Jogja Sabtu, 25 Juli 2026. Kereta pertama berangkat pukul 05.00 WIB dari Stasiun Palur dengan tarif Rp8.000.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Sabtu, 25 Juli 2026. Tersedia 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 hingga Palur.
Indonesia dan tujuh negara mengecam penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh lebih dari 4.200 pemukim Israel di Yerusalem Timur.
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo meminta Nanik S. Deyang tetap membantu BGN sebagai bagian dewan pengawas usai mengundurkan diri.