6 Penyelam Basarnas Cari Korban di Dalam KM Virgo Transport 8
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Ilustrasi wisuda kelulusan SD./Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Hadiah sesederhana apapun akan membuat sang penerima bahagia, terutama bagi anak yang baru saja merayakan kelulusannya dari sekolah dasar. Hadiah bisa dalam bentuk mainan, barang yang mendukung hobi anak, atau hadiah lainnya.
Bukan sekadar formalitas, hadiah juga membuat anak mendapat penghargaan atas usaha yang telah dilakukan. Hal itu juga memungkinkan anak lebih termotivasi dalam belajar, bahkan dapat menumbuhkan tingkat percaya diri dan sifat murah hati pada anak.
Apa saja hadiah menarik yang bisa diberikan anak saat lulus SD? Simak rekomendasinya pada ulasan berikut ini:
Usai lulus SD anak kemudian melanjutkan studi ke jenjang SMP atau mulai memasuki usia remaja awal. Meski perlengkapan sekolah lama masih dapat digunakan mendapatkan tas, sepatu, alat tulis, dan lainnya akan menambah semangat belajar anak maupun menjalani keseharian di sekolah barunya.
Untuk anak yang gemar membaca buku seperti komik atau novel, memberi hadiah buku secara langsung atau membiarkan anak memilih bukunya sendiri tanpa batasan jumlah tentu akan terasa seperti mendapat durian runtuh bagi mereka. Namun jangan lupa untuk memastikan anak memilih buku bacaan sesuai usia mereka.
Sepeda, bola, kacamata renang, alat melukis atau mewarnai, buku gambar, alat musik, dan sejumlah perlengkapan lain yang mendukung hobi anak. Meski terkesan sederhana mendukung hobi anak dapat meningkatkan kreativitas, kemampuan motorik anak, mengembangkan bakat serta baik untuk menjaga kesehatan mental dan jiwa anak.
Meski seringkali terkesan negatif memberikan mainan pada anak nyatanya dapat membantu memperbaiki suasana hati anak, meningkatkan kreativitas, kemampuan komunikasi, kerjasama tim, membuat keputusan, hingga belajar kepemimpinan. Orang tua bisa memberi game konsol, lego, puzzle, action figure, dan sejumlah mainan lainnya.
Proses menuju kelulusan sekolah pasti diwarnai dengan belajar setiap harinya untuk mendapat hasil terbaik, tidak heran jika otak anak terasa panas dan penuh yang bisa membuat mereka stres maupun menurunkan performa belajar.
Melakukan liburan khusus seperti camping, bermain di pantai, atau trip keliling kota yang belum pernah dikunjungi, tak hanya menambah memori berharga dengan keluarga atau menghilangkan stres pada anak. Namun disaat bersamaan buah hati juga belajar untuk bersosialisasi, empati, bahkan meningkatkan konsentrasi pada anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Gaji PPPK di lingkungan pemda ditanggung pemerintah pusat mulai 2027 dengan anggaran Rp23 triliun dalam APBN 2027.
Serikat PRT dan sejumlah organisasi sipil mendesak penegakan hukum kasus dugaan keracunan MBG di Jogja dan meminta kasus diusut tuntas.
Kajian renovasi Stadion Mandala Krida masuk tahap analisis. DPRD DIY menargetkan estimasi DED tersedia untuk penganggaran 2027.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.