KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar, 4 Tewas dan 218 Penumpang Selamat
Update kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di utara Sumenep, empat orang meninggal, 218 penumpang selamat, operasi SAR masih berlangsung.
Poster film Lies karya mahasiswa UMY yang akan diputar di SWIFF. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Film pendek berjudul Lies (2023) karya mahasiswa Ilmu Komunikasi Universtas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berhasil lolos kurasi The Student World Impact Film Festival (SWIFF). Pada SWIFF, Lies masuk nominasi honorable mention. “
“Informasi yang kami dapatkan ada 13.000 film yang entry, dan alhamdulilah film Lies menjadi salah satu yang terpilih. Ini tentu berkat kerja sama dan proses yang kami jalani selama kuliah,” kata Ahsan Jihadan Aulia Kariem, produser film Lies dalam rilis yang dikirim Humas UMY, Kamis (1/6/2023).
BACA JUGA : Mau Nonton? Yuk Cek Daftar Film Bioskop yang Tayang Juni 2023
Sebelumnya film Lies menang di festival film yang diadakan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan Universitas Muhammadiyah Jember (2023), dan Pojok Sinema dari Dapur Film memberikan apresiasi pada April 2023.
Ia mengungkap film Lies bermula dari luaran mata kuliah Sinematografi yang diambil di semester tiga. Sesuai arahan dosen pengampu ia mengirimkannya ke berbagai festival. Film Lies dibuat secara team work bersama satu kelas sebagai sebuah work flow produksi film.
Film Lies menceritakan tentang Suroso, seorang petani yang memiliki keinginan menyukseskan anaknya menjadi sarjana. Namun, ketika ia ditinggal anaknya merantau justru menjadi gemar berjudi sabung ayam. Ia tertarik ingin berusaha mendapatkan uang dengan berjudi sabung ayam.
Akan tetapi ia tak kunjung menang dari judi dan justri kalah terus, anaknya yang bernama Lilis terus menagih uang untuk kewajiban membayar biaya kuliah. Kemudian saat akan bermain kembali Suroso malah kehilangan ayam jagoannya. Suroso sangat kebingungan untuk bisa menggapai cita-citanya. Setelah berhasil mendapat uang, Suroso berhasil membuat anaknya sukses, sehingga Lilis memutuskan untuk pulang ke rumahnya.
Dalam situs resminya SWIFF merupakan platform utama untuk menampilkan bakat artistik pembuat film mahasiswa dari seluruh dunia. SWIFF telah membantu lebih dari 10.000 pembuat film dari 120 negara setiap tahunnya, SWIFF menawarkan kesempatan kepada pembuat film untuk meningkatkan karir mereka dan mendapatkan eksposur di dunia hiburan.
Terbuka untuk semua mahasiswa dari seluruh dunia, SWIFF adalah kesempatan bagi pembuat film baru untuk mengasah keahlian mereka dan mempresentasikan karya mereka di layar lebar. Pemutaran film yang menarik, pembicara inspirasional, dan penghargaan festival ini menjadikannya pengalaman yang menarik bagi para peserta yang tertarik dengan seni dan pengaruh film.
“Produksi film ini merupakan bentuk dari Outcomes Based Education, dimana mahasiswa bisa merasakan alur kerja produksi film. Setelahnya film jadi diapresiasi dan diikutkan festival,” kata dosen pengampu mata kuliah Sinematografi Ilmu Komunikasi UMY, Budi Dwi Arifianto
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Update kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di utara Sumenep, empat orang meninggal, 218 penumpang selamat, operasi SAR masih berlangsung.
WNI berusia 25 tahun ditahan di KLIA Malaysia setelah mengamuk akibat penerbangan tertunda lima jam dan mengancam staf maskapai.
Brain fog membuat sulit fokus dan mudah lupa. Kenali gejala, penyebab, serta cara mengatasinya agar produktivitas tetap terjaga.
Donald Trump mengunggah gambar AI dirinya sebagai Elvis Presley. Unggahan itu memicu kritik dari penggemar musik dan warganet.
Timnas Indonesia kalah telak 0-3 dari Vietnam di Grup A Piala AFF 2026. Meski unggul penguasaan bola, Garuda kalah efektif dan peluang ke semifinal makin berat.
Pasar saham AS bergejolak setelah laporan emiten teknologi dan sinyal The Fed. Microsoft melonjak, Apple dan Meta justru tertekan.