Advertisement
Tas Mewah Seharga Rp650 Juta Ini Ternyata Berasal dari Batu Meteor

Advertisement
Harianjogja.com, PARIS—Jenama aksesori mewah asal Prancis, Coperni, baru-baru ini meluncurkan koleksi yang tidak biasa. Koleksi edisi terbatas berupa tas tangan itu rupanya terbuat dari batu meteor.
Melansir Oddity Central, Coperni telah menciptakan berbagai tas tangan unik yang menggabungkan arkeologi, desain, serta seni klasik dan primitif dalam koleksi busana Fall/Winter 23 yang dirilis baru-baru ini. Menariknya, mereka juga menciptakan tas dari batu meteor yang diukir dengan tangan.
Advertisement
Mini Meteorite Swipe Bag, seri tas itu, berasal dari batu meteor yang jatuh ke bumi ribuan tahun lalu. Tas ini memiliki bentuk umum dari tas gesek ikonik merek tersebut, tetapi hasil akhirnya yang lebih kasar, mengingat tas ini dipahat dengan tangan dari batu.
Tas yang dipamerkan di toko daring Coperni diduga berasal dari sepotong meteor yang diperkirakan telah jatuh di Bumi 55.000 tahun yang lalu. Namun, karena setiap tas unik, bentuk dan warnanya mungkin sedikit berbeda.
Tas Coperni Meteorite itu berukuran 9x12x23 sentimeter, tetapi Anda mungkin lebih mengkhawatirkan beratnya. Seharusnya beratnya sekitar 2 kilogram, cukup berat untuk tas kosong. Jadi Anda perlu sedikit tenaga jika benar-benar berencana untuk membawanya kemana-mana.
Rumah mode Prancis itu juga menyatakan bahwa setiap meteorit akan diambil secara individual per setiap pesanan dan dapat berasal dari berbagai lokasi, tergantung di mana meteor itu jatuh di bumi.
Lantaran tas tangan yang tidak biasa ini harus dipesan lebih dahulu, setiap pembelian tidak dapat dikembalikan. Tas ‘batu’ mewah itu dijual seharga €40.000 atau setara Rp657 juta. Kendati demikian, beberapa sumber mengklaim bahwa harganya tergantung pada ukuran dan kualitas meteorit yang digunakan sebagai bahan, sehingga harganya bisa lebih tinggi dari €40.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Oddity Central
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sejak Lebaran, Hampir 50 Ribu Wisatawan Kunjungi Destinasi Wisata di Gunungkidul
- Belum Ada Peningkatan Pergerakan Arus Balik di Bantul, Dishub: Lebih Banyak Mengunjungi Objek Wisata
- Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Kaliurang Merangkak Naik
- Pemda DIY Susun DRMP Sumbu Filosofi
- Jaringan Omah Jaga Warga di Gunungkidul Akan Terus Diperluas
Advertisement
Advertisement