Pendaki Membludak! Kuota Gunung Merbabu Gancik Ditutup
Kuota pendakian Gunung Merbabu via Gancik penuh. Ratusan pendaki gagal naik meski antre berjam-jam saat libur panjang.
Ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Masalah yang kerap muncul saat berpuasa adalah bau mulut tidak sedap. Sumber penyebab bau mulut antara lain karena mengonsumsi makanan dan minuman dengan bau yang kuat, masalah pada gigi atau gusi, merokok, mulut kering, gerd, dan lainnya.
Melansir Bisnis.com-jaringan Harianjogja.com dari thenationalnews.com, Sabtu (25/3/2023) ahli kesehatan gigi di Dubai Ciara Hendy, menyatakan penyebab bau tidak sedap adalah mulut yang kering. Saliva atau air liur memiliki peran penting dalam melindungi mulut dan mengurangi pertumbuhan bakteri.
Selama puasa, jumlah produksi air liur menurun sehingga mulut memiliki lebih sedikit perlindungan terhadap bakteri yang dapat menyebabkan bau mulut.
Baca juga: Kisah Pensiunan Satpol PP Lestarikan Pakaian Adat Jogja dengan Menyewakan Busana
Maka perhatikan cara berikut agar tidak bau mulut saat puasa:
Dengan memenuhi kebutuhan air dua hingga tiga liter per hari saat buka puasa hingga sahur, kemungkinan masalah dehidrasi dan bau mulut saat puasa dapat teratasi.
Selain minum air untuk menjaga cairan di tubuh atau menghindari dehidrasi, Anda perlu menghindari konsumsi teh, kopi, minuman berkafein lainnya, garam dan gula berlebih, maupun makanan serta minuman penyebab dehidrasi lainnya.
Dalam mulut terdapat bakteri alami yang membantu proses pencernaan oleh karena itu tidak direkomendasikan untuk menggosok gigi langsung setelah makan. Tunggulah sekitar 30 hingga 60 menit agar bakteri alami dapat bekerja lebih dulu, selain itu menggosok gigi langsung usai makan dapat merusak enamel gigi sehingga mulut menjadi bau.
Kebersihan mulut dari sisa-sisa makanan dapat mengurangi dan menghilangkan bau. Maka sikat gigi secara sempurna serta menyeluruh. Begitu juga dengan lidah lalu gunakan obat kumur untuk hasil mulut bersih secara maksimal.
Makanan berbau tajam, seperti bawang-bawangan, ikan, dan yang mengandung kafein dapat mengakibatkan bau mulut seharian. Usai mengonsumsi makanan dengan bau tajam, atasi dengan minum air yang cukup.
Ketiga jenis makanan ini memiliki manfaat yang banyak salah satunya mengurangi bau tidak sedap dalam mulut karena mengandung banyak vitamin dan nutrisi, yang berfungsi melindungi dan membunuh bakteri pada mulut.
Masalah bau mulut masih menghantui? Jika demikian segera kunjungi dokter gigi untuk melihat masalah mulut yang dihadapi oleh Anda. Bisa saja terdapat karang gigi, sariawan, gusi bengkak, gigi berlubang, dan masalah lainnya yang menjadi penyebab bau pada mulut.
Sumber: bisnis.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Kuota pendakian Gunung Merbabu via Gancik penuh. Ratusan pendaki gagal naik meski antre berjam-jam saat libur panjang.
Meta meluncurkan Meta Business Agent, agen AI untuk WhatsApp, Instagram, dan Messenger yang membantu UMKM melayani pelanggan otomatis 24 jam.
Timnas Jepang memprotes FIFA setelah menemukan lapangan latihan tidak layak di Monterrey, Meksiko. FIFA langsung memindahkan lokasi latihan.
Bocoran iOS 27 menyebut iPhone 11 dan sejumlah iPad lawas berpotensi tak lagi mendapat pembaruan. Apple diperkirakan mengumumkannya di WWDC 2026.
Harga emas Antam naik Rp11.000 menjadi Rp2.770.000 per gram. Harga buyback juga menguat ke Rp2.583.000 per gram.
MSG aman dikonsumsi dalam batas wajar. Namun, konsumsi berlebihan dapat memicu sejumlah keluhan pada individu yang sensitif, mulai dari sakit kepala hingga jant