OJK Ungkap 19 Pinjol Bermasalah, Kredit Macet
OJK mencatat 19 pinjaman online memiliki kredit macet di atas 5 persen per April 2026. Outstanding pembiayaan pindar mencapai Rp102,07 triliun.
Warren Buffet/JIBI-Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Warren Buffet adalah investor paling sukses dalam sejarah yang dikenal dengan kemampuannya mengenali kekayaan palsu.
Warren Buffett mendapatkan ide mengenai investasinya setiap hari dan dia harus mengengembangkan strategi untuk membaca karakter dan niat seseorang kepadanya.
Berkat pengalamannya selama bertahun-tahun, dia telah melihat banyak orang yang mencoba menggambarkan diri mereka sebagai orang kaya tetapi menjalani gaya hidup yang luar biasa melebihi kemampuannya.
Warren Buffett dapat mengetahui bahwa orang tersebut orang kaya palsu. Untuk dapat mengenali orang kaya palsu, Warren Buffett memberikan 12 tips bagaimana cara mengetahuinya:
Salah satu cara paling umum yang dilakukan orang kaya palsu untuk membuat orang lain terkesan dengan mobil yang dimilikinya. Hal ini seringkali menunjukan bawa hidup diluar kemampuan mereka menggunakan pinjaman/hutang untuk membiayai hidupnya.
Cara seperti ini juga menjadi salah satu yang sering dilakukan. Meskipun tidak mampu membeli pakaian berkualitas tinggi, mereka mungkin memprioritaskan mode daripada kualitas membelanjakan barang yang lebih dari mampu yang mereka beli untuk pakaian dan aksesoris.
Orang kaya memakai pakaian yang mereka inginkan untuk pertemuan bisnis penting, bukan untuk mengesankan seseorang dengan pakaian yang dikenakannya.
Membeli barang hanya untuk kepuasan instan dan mengesankan orang lain daripada berinvestasi pada aset dengan keuntungan jangka panjang dapat membuat bangkrut.
Orang kaya palsu sering kali membeli barang yang memberikan kepuasan instan atau dimaksudkan untuk membuat orang lain terkesan. Sedangkan orang kaya membeli apa yang mereka inginkan bukan untuk membuat orang lain terkesan.
Hal tersebut yang dilakukan memiliki kontrol sedikit atau tidak ada kontrol diri antara ingin mendapatkan sesuatu dan membelinya.
Orang kaya palsu sering kali memprioritaskan brand daripada kualitas saat berbelanja. Mereka mungkin membeli barang-barang mahal hanya karena memiliki merek yang dapat dikenali oleh banyak orang daripada mempertimbangkan harga.
Orang yang membeli hanya karena gengsi dan ingin lebih dikenal karena barang bermerek justru hanya akan membuatnya terlihat seperti orang kaya palsu.
Orang kaya palsu sering berbicara tentang ide dan tujuan mereka tetapi jarang mengambil tindakan atas ide nya.
Mereka cenderung menghabiskan banyak waktu untuk berdiskusi rencana tetapi tidak pernah menindaklanjuti dan tidak menunjukan ambisi serta disiplin atas keinginannya.
Orang kaya palsu seringkali tidak memiliki tabungan atau investasi, meskipun mereka menghasilkan uang banyak.
Mereka mungkin menghabiskan semua uang hanya untuk membeli barang-barang mewah dan pengeluaran lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
OJK mencatat 19 pinjaman online memiliki kredit macet di atas 5 persen per April 2026. Outstanding pembiayaan pindar mencapai Rp102,07 triliun.
Rupiah dibuka melemah ke Rp17.933 per dolar AS pada Kamis 11 Juni 2026. Pasar menanti data inflasi AS dan penjualan ritel Indonesia.
Pemkot Pekalongan, Polres, dan Kemenag melatih pengasuh pesantren untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan seksual terhadap santri.
Pemkab Sleman menggandeng BSI untuk memperluas pembayaran pajak digital guna mengejar target penerimaan pajak daerah Rp1,3 triliun.
BI Rate naik menjadi 5,5%. APPI menilai dampak terbesar akan dirasakan nasabah baru yang mengajukan kredit karena bunga berpotensi meningkat.
BKPSDM Kota Jogja mengingatkan ASN yang live media sosial untuk kepentingan pribadi saat jam kerja berpotensi melanggar disiplin dan terkena sanksi.