Advertisement

Begini Cara Mengenali Orang Kaya Palsu yang Bisa Menipu Penampilan

Elsa Hayati Sukma
Jum'at, 17 Maret 2023 - 00:17 WIB
Budi Cahyana
Begini Cara Mengenali Orang Kaya Palsu yang Bisa Menipu Penampilan Warren Buffet - JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Warren Buffet adalah investor paling sukses dalam sejarah yang dikenal dengan kemampuannya mengenali kekayaan palsu.

Warren Buffett mendapatkan ide mengenai investasinya setiap hari dan dia harus mengengembangkan strategi untuk membaca karakter dan niat seseorang kepadanya.

Advertisement

Berkat pengalamannya selama bertahun-tahun, dia telah melihat banyak orang yang mencoba menggambarkan diri mereka sebagai orang kaya tetapi menjalani gaya hidup yang luar biasa melebihi kemampuannya.

Warren Buffett dapat mengetahui bahwa orang tersebut orang kaya palsu. Untuk dapat mengenali orang kaya palsu, Warren Buffett memberikan 12 tips bagaimana cara mengetahuinya:

1. Mobil mahal tapi tinggal di apartemen atau rumah murah

Salah satu cara paling umum yang dilakukan orang kaya palsu untuk membuat orang lain terkesan dengan mobil yang dimilikinya. Hal ini seringkali menunjukan bawa hidup diluar kemampuan mereka menggunakan pinjaman/hutang untuk membiayai hidupnya.

2. Berpakaian mewah

Cara seperti ini juga menjadi salah satu yang sering dilakukan. Meskipun tidak mampu membeli pakaian berkualitas tinggi, mereka mungkin memprioritaskan mode daripada kualitas membelanjakan barang yang lebih dari mampu yang mereka beli untuk pakaian dan aksesoris.

Orang kaya memakai pakaian yang mereka inginkan untuk pertemuan bisnis penting, bukan untuk mengesankan seseorang dengan pakaian yang dikenakannya.

3. Kurangnya kontrol impulsif

Membeli barang hanya untuk kepuasan instan dan mengesankan orang lain daripada berinvestasi pada aset dengan keuntungan jangka panjang dapat membuat bangkrut.

Orang kaya palsu sering kali membeli barang yang memberikan kepuasan instan atau dimaksudkan untuk membuat orang lain terkesan. Sedangkan orang kaya membeli apa yang mereka inginkan bukan untuk membuat orang lain terkesan.

Hal tersebut yang dilakukan memiliki kontrol sedikit atau tidak ada kontrol diri antara ingin mendapatkan sesuatu dan membelinya.

4 Memprioritaskan Brand

Orang kaya palsu sering kali memprioritaskan brand daripada kualitas saat berbelanja. Mereka mungkin membeli barang-barang mahal hanya karena memiliki merek yang dapat dikenali oleh banyak orang daripada mempertimbangkan harga.

Orang yang membeli hanya karena gengsi dan ingin lebih dikenal karena barang bermerek justru hanya akan membuatnya terlihat seperti orang kaya palsu.

5. Banyak bicara tetapi sedikit bertindak

Orang kaya palsu sering berbicara tentang ide dan tujuan mereka tetapi jarang mengambil tindakan atas ide nya.

Mereka cenderung menghabiskan banyak waktu untuk berdiskusi rencana tetapi tidak pernah menindaklanjuti dan tidak menunjukan ambisi serta disiplin atas keinginannya.

6. Tidak punya tabungan

Orang kaya palsu seringkali tidak memiliki tabungan atau investasi, meskipun mereka menghasilkan uang banyak.

Mereka mungkin menghabiskan semua uang hanya untuk membeli barang-barang mewah dan pengeluaran lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kemenkes Buka Pendaftaran Lowongan Nakes untuk 4 Rumah Sakit

News
| Kamis, 25 April 2024, 01:17 WIB

Advertisement

alt

Rekomendasi Menyantap Lezatnya Sup Kacang Merah di Jogja

Wisata
| Sabtu, 20 April 2024, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement