Advertisement

Cerita Pilu Sebelum Nani Wijaya Meninggal Dunia

Salma Permata Dewi
Kamis, 16 Maret 2023 - 21:17 WIB
Bhekti Suryani
Cerita Pilu Sebelum Nani Wijaya Meninggal Dunia Nani Wijaya meninggal dunia

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA–  Nani Wijaya meninggal dunia. Sebelum meninggal, dia sempat mengalami demensia  dan kini jenazah telah dimakamkan di TPU Babakan, Madang, Bogor.

Kabar duka Nani Wijaya meninggal dunia dikabarkan oleh putrinya, Cahya Kamila, melalui akun Instagramnya. Setiap orang-orang yang ikut mengantarkan Nani Wijaya ke peristirahatan menguraikan air mata. Keluarga besar pun tidak dapat membendung tangis saat jenazah diturunkan ke liang lahat.

Advertisement

“INNALILLAHIWINAILAIHIROJIUN.. Telah bepulang ibunda kami tercinta dengan tenang Ibu Hj. Nani Widjaya. Di Rs Fatmawaty 16 Maret 2023 pd pukul 3.28 dinihari, mohon dimaafkan segala kesalahan yg disengaja maupun tidak disengaja,” tulisnya di akun Instagram @cahyakamila88.

Nani Wijaya adalah artis senior Indonesia yang lahir di Cirebon, Jawa Barat pada 10 November 1944. Dia pernah menikah dua kali pada 1969 dengan Misbach Yuran Biran, seorang sutradara, dan pada 2017 dengan sastrawan Indonesia Ajip Rosidi. Dia memiliki enam orang anak, dua di antaranya adalah Cahaya Kamila dan Sukma Ayu yang juga aktris Indonesia.

BACA JUGA: Aktris Senior Nani Wijaya Meninggal Dunia

Dilansir dari festivalfilm.id, Nani Wijaya merupakan salah satu aktris spesialis film drama atau sinetron. Dia juga salah satu anggota Golden Girls yang beranggotakan empat orang termasuk dirinya bersama Ida Kusumah, Connie Sutedja, dan Rina Hasyim.

Dia seorang lulusan Jurusan Kriminologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di Universitas Indonesia. Dia juga pernah menempuh pendidikan di Kino Workshop acting Parfi dan IKJ 1973.

Nani Wijaya adalah artis senior nasional yang memasuki dunia akting pada 1958 dan berperan pertama kalinya di film Linda. Saat SMP, Nani diterima menjadi pemain pembantu dalam film Darah Tinggi (1960). Setahun kemudian, dia mendapat peran utama untuk film Di Balik Dinding Sekolah. 

Lalu antara tahun 1962 hingga 1968, dia lebih banyak bermain sebagai pemeran pembantu. Nani menjadi pemeran pembantu di A Sing Sing So, Njanjian di Lereng Dieng, dan Petir Sepandjang Malam (1978). 

Pada 1978 dia berakting sebagai pemeran pembantu dalam film Yang Muda Yang Bercinta dan mendapatkan penghargaan sebagai Pemeran Pendukung Terbaik Wanita di Festival Film Indonesia (FFI) 1978. Dia juga memenangkan kategori yang sama di acara yang sama dengan film Kartini pada 1983. Dua penghargaan tersebut berupa Piala Citra.

Setelah 1992, ketika perfilman Indonesia menurun, Nani Wijaya lebih banyak muncul di dalam serial televisi. Dia banyak muncul di sinetron televisi sebagai pemeran pembantu. Sinetron yang dibintanginya pun banyak yang tenar, di antaranya ada Bajaj Bajuri (2002), Si Cecep (2004), Kemilau Cinta Kamila (2010), Putri yang Ditukar (2011), dan Tukang Bubur Naik Haji the Series (2012). 

Serial televisi yang terakhir dia bintangi adalah Cinta Mulia (2020). Nani pun mendapatkan penghargaan di tahun lalu, 2022, berupa Lifetime Achievement Award oleh Indonesia Drama Series Awards. 

Sebelum meninggal hari ini, Nani Wijaya diketahui memiliki riwayat penyakit, seperti darah tinggi, strok, hingga demensia.

Kondisi Terakhir Albumin Rendah

"Kondisi masih belum stabil. Albuminnya rendah, HB-nya rendah," ujar Nina Kartika, putri Nani Wijaya yang bertugas dilansir dari Antara, Kamis (16/3/2023).

Albumin adalah zat protein pada darah yang membentuk sebagian besar plasma darah. Sebagai protein utama di plasma darah, albumin memiliki banyak fungsi, yaitu menjaga tekanan pada pembuluh darah serta mengangkut zat seperti hormon dan obat-obatan.

Bila jumlah albumin dalam tubuh kurang maka akan terjadi penimbunan cairan dalam jaringan (eodema), misalnya bengkak di kedua kaki. Atau bisa terjadi penimbunan cairan dalam rongga tubuh misalnya di perut yang disebut ascites.

Adapun Hemoglobin atau Hb adalah protein yang ada di dalam sel darah merah. Protein inilah yang membuat darah berwarna merah. Dalam kadar yang normal, hemoglobin memiliki banyak fungsi bagi tubuh. Oleh karena itu, kadar normal hemoglobin perlu selalu dijaga. HB yang normal adalah 12 - 16 g/dl.

Nani Wijaya dilarikan ke rumah sakit dua pekan silam karena mengalami sesak napas. Nani memang beberapa waktu belakangan mengalami gangguan kesehatan. Gejala Azheimer. Tahun lalu, aktris yang telah berkarir sejak tahun 60 itu masih sempat menghadiri acara Silaturahim Komunitas Artis "C-Nior" di rumah Rano Karno.

Kondisinya susah menghapal nama kawan-kawannya. Camelia Malik bercerita, untuk bisa dikenal, ia terlebih dahulu menyebut nama Persari. Nani cepat merespons. Nama Camelia Malik pun bisa diingatnya. Persari adalah nama perusahaan film Djamaluddin Malik, ayah Mia, panggilan akrab Camelia Malik. Perusahaan film itu berdiri tahun 50-an.

Artis senior Widyawati bersama Ninik L Karim sempat membesoek Nani di RS tanggal 2 Maret lalu. " Waktu itu sedang tidur atau tidak sadar saya kurang tahu. Yang pasti, saya panggil- panggil tapi no respons," ungkap Widyawati tadi siang.

Itu sebabnya, Widyawati hanya memotret dirinya tanpa menampakkan wajah Nani yang dibesoeknya. "Saya memang tidak pernah tega memotret kawan dalam kondisi sakit," terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antaranews

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kritis UKT saat Rakernas PDIP, Megawati: Masa Mau Pinter Disuruh Bayar Mahal?

News
| Minggu, 26 Mei 2024, 21:17 WIB

Advertisement

alt

Bunga Bangkai Kebun Raya Cibodas Mekar Setinggi 3,4 Meter

Wisata
| Minggu, 26 Mei 2024, 12:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement