BGN Tak Intervensi Kasus Pencambukan Korwil KPPG Purwakarta
BGN menegaskan tidak akan mengintervensi proses hukum kasus pencambukan di KPPG Bogor dan membuka kanal pengaduan anonim untuk mencegah kekerasan.
Ilustrasi anak mendengarkan lagu atau musik./istockphoto\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Anak-anak yang terbiasa mendengarkan lagu atau musik yang tepat salah satunya lagu anak memiliki dampak yang baik bagi perkembangan psikologisnya. Hal itu disampaikan Psikolog dari Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia Vera Itabiliana Hadiwidjojo, S.Psi.
"Yang jelas pekerjaan rumah kita masih banyak untuk melindungi dan memberikan yang terbaik bagi anak-anak, termasuk menyediakan pilihan musik dan lagu yang lebih ramah bagi mereka," kata psikolog klinis anak dan remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengutip dari Antara.
Setiap anak berkembang mengikuti tahapan usia dan setiap tahapannya terdapat stimulasi yang tepat usia, termasuk pula dengan jenis-jenis lagu yang mereka dengarkan.
Vera menilai kini musik dan lagu-lagu untuk anak-anak masih kurang sekali. Anak-anak cenderung mendengar lagu dewasa yang mendominasi media sosial atau terbawa oleh lagu-lagu serta musik yang didengar di sekitarnya.
Baca juga: Kasus Kekekerasan: Yang lagi Pacaran Perlu Baca Data Ini
"Hal yang dikhawatirkan adalah lirik yang berulang-ulang didengarkan atau dinyanyikan oleh anak-anak akan terinternalisasi di dalam benak mereka. Tentunya tanpa mereka memahami betul artinya," kata Vera.
Perkembangan teknologi digital dan semakin dekatnya anak-anak dengan gawai seharusnya memberikan akses lebih luas bagi lagu-lagu dan musik sesuai usia atau sesuai dengan kehidupan sehari-hari anak.
"Tetapi sayangnya di platform-platform musik, lagu anak-anak ternyata masih sangat minim. Jadi, orang tua dan anak-anak tidak melihat adanya pilihan yang menarik di sana," kata Vera.
Harapan Vera pada perayaan Hari Musik Nasional yang diperingati setiap tanggal 9 Maret kali ini akan memunculkan kembali sosok-sosok penyanyi cilik yang membawakan karya-karya berupa lagu atau musik bagi anak-anak.
"Paling tidak bisa seperti dulu, kita mengenal ada sosok Adi Bing Slamet, Chica Koeswoyo, dan terakhir ada Sherina atau Tasya Kamila. Setelah itu tidak terdengar lagi penyanyi cilik yang melantunkan lagu anak-anak," kata Vera.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BGN menegaskan tidak akan mengintervensi proses hukum kasus pencambukan di KPPG Bogor dan membuka kanal pengaduan anonim untuk mencegah kekerasan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.
Pemprov Jateng berkoordinasi dengan BKN, PPATK, dan OJK untuk menelusuri ASN yang diduga terlibat judi online serta menegakkan aturan disiplin.
Daya beli melemah, UMKM DIY dituntut beradaptasi. Jumlah usaha mencapai 347.744 unit, sementara KUR tersalur Rp3,31 triliun hingga Juli 2026.
DPRD Sleman mendorong program Rumah Ibadah Ramah Anak untuk memperkuat nilai spiritual, sosial, dan pembentukan karakter generasi muda.